Pembunuhan Mirna Terungkap, Tersangkan Akhirnya Tertangkap

28.521 dibaca

BUANAINDONESIA, BANYUASIN – kerja keras pihak kepolisian Banyuasin akhirnya membuahkan hasil , pembunuh Mirna (36) warga Jalan Perindustrian II KP Sukadamai, Kota Palembang berhasil di tangkap. Sebelumnya, Mirna ditemukan bersimbah darah di sebuah penginapan di kota Betung Banyuasin.

Baca: Heboh Pemilik Penginapan di Banyuasin Dapati Mayat Bersimbah Darah di Dalam Kamar.

Advertisement

Dari informasi yang dihimpun, pengejaran terhadap pelaku pembunuhan Mirna yang terjadi di kamar No 23, penginapan Siang Malam Jalan Palembang-Jambi Km 77 Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sabtu lalu (15/4/2017), berlangsung hanya beberapa hari,  pihak kepolisian banyuasin harus mengejar pelaku hingga ke kota Batam yang berbatasan dengan Negara Singapura.

“Alhamdulillah berkat doa semuanya tersangka pembunuhan di penginapan siang malam di betung, sudah berhasil di tangkap oleh Tim buser sat reskrim Polres banyuasin. pagi ini rencananya tersangka akan diterbangkan dari Batam menuju Palembang.” kata Kapolres Banyuasin AKBP Andri S, MH.kepada BUANAINDONESIA, Rabu, 26/4/2017.

Sebelumnya di beritakan, Mayat perempuan tanpa idenitas ditemukan tergeletak di kamar No 23, penginapan SM Jalan Palembang-Jambi Km 77 Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sabtu Malam (15/4/2017)

Baca; Heboh Pemilik Penginapan di Banyuasin Dapati Mayat Bersimbah Darah di Dalam Kamar.

Dari informasi yang di himpun Minggu (16/4/2017) kejadian penemuan mayat perempuan itu, ditemukan pada Sabtu malam (15/4/2017) pukul 22.00 oleh pegawai penginapan bernama Sangkut yang hendak membersihkan kamar tersebut, setelah ditinggal pergi oleh seorang pria yang menginap di kamar No 23. Kondisi mayat tersebut saat di temukan tertelungkup di lantai tidak menggunakan baju dan hanya menggunakan celana pendek berwarna biru dan ditutupi dengan selimut. Pada tubuh wanita itu, luka tusuk di bagian belakang tubuh berjumlah tujuh tusukan dan di bagian depan tiga luka tusukan dan kondisi kepala pecah berlumuran darah dilantai kamar.

Sangkut pegawai penginanapan SM yang pertama kali menemukan mayat itu mengatakan, dirinya terkejut ketika melihat wanita tergeletak bersimbah darah di ruangan kamar yang sewa seorang laki laki itu, dirinya langsung sontak memberitahukan hal itu ke pemilik penginapan.

“orang yang menyewa kamar itu sudah keluar penginapan menjelang magrib, berkulit sawa matang dan berambut pendek.” katanya

Sementara itu,bKapolres Banyuasin AKBP Andri S, membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat tersebut, korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup tanpa pakaian dan diduga terdapat beberapa luka tusukan sebanyak di bagian perut 3 lubang tusukan, di punggung bagian belakang 7 lubang tusukan, luka sayatan di lengan sebelah kiri.

Masih katanya, saksi penjaga penginapan bahwa pada hari Jumat tanggal 14 April 2017 sekira pukul 15.00 Wib datang seorang diduga pelaku laki-laki deng ciri-ciri berbadan kurus, rambut pendek, kulit hitam, tinggi sekitar 160 cm, bermuka oval, menggunakan pakaian kaos warna merah, jeans warna biru, memakai topi warna biru tua, pelaku memesan satu kamar no 23, sekitar 20 menit kemudian pelaku keluar kamar menuju ruang makan penginapan, setelah makan ybs kembali ke dalam kamar.

“Kemudian pada hari sabtu tanggal 15 April 2017, sekira pukul 12.00 wib diduga pelaku menemui saksi dan menyampaikan akan memperpanjang sewa kamar dan setelah itu pelaku langsung meninggalkan penginapan.”

Namun karena pelaku tidak kunjung kembali, saksi curiga dan mengecek kamar no 23 yang sudah terkunci gembok dari luar, kemudian saksi membuka gembok dengan kunci cadangan dan mendapati ada korban mayat perempuan terlungkup dilantai.

Bagaimana Menurut Anda?