
BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Walikota Palembang H, Harno Joyo berencana akan meningkatkan intensitas Program solat subuh berjemaah, yang semula hanya di tingkat kecamatan menjadi berlanjut ke tingkat kelurahan hingga RT. “nantinya akan berlanjut ke kelurahan hingga RT. Ini bertujuan untuk memakmurkan masjid dan mewujukan Palembang Darusalam.” Kata Harnojoyo, saat menghadiri Peringatan Haul dan Ziarah Akbar Asy-Syeikh Kiai H. Mgs. Abdul Hamid (Kiai Muara Ogan) Bin Asy-Syeikh H Mgs Mahmud ke-116, di Masjid Kiai Muara Ogan Kertapati Palembang Minggu (16/4/2017).
Harno menilai program solat subuh berjamaah yang dilaksanakan di tingkat kecamatan telah berhasil sehingga perlu ditingkatkan. Dalam rangka meningkatkan tali silaturahmi. “Dalam rangka meningkatkan silaturahmi, juga dalam rangka kita semua mentauladani perjuangan sikap dan tindak-tanduk ki Merogan selama masa hidupnya,”jelas Harnojoyo.
Dalam menteladaninya, sambung dia, bagaimana menysiarkan agama kita, agama Islam. “Karena itu, Pemkot Palembang terus berjuang berusaha menyikapi tindak tanduk perbuatan beliau (Ki Merogan,red) semasa hidupnya. Salah satunya adalah memakmurkan masjid,” kata Harno.
Dalam kesempatan tersebut, Harnojoyo mengajak bersama-sama untuk memakmurkan masjid melalui langkah awal subuh berjemaah. “Apa yang kami lakukan ini tak mungkin tercapai tanpa keterlibatan semua pihak.
“Kalau sudah baik (berjalan,red) solat subuh di 16 kecamatan maka akan kita tingkatkan lagi ke 107 kelurahan, terus kita tingkatkan lagi hingga setiap RT,”harap Harno.
Harno juga berharap Kedepan solat subuh bisa ramai seperti sholat jum’at.”Apa yang kita lakukan ini guna menuju Palembang Darusalam,”ujar Harnojoyo.
Hadir dalam haul tersebut Walikota Palembang H. Harnojoyo, Ketua DPRD Prov Sumsel Giri Ramanda, Pangdam II SWJ, Kapolda Sumsel, serta puluhan ulama baik dari Kota Palembang maupun luar Kota Palembang. Hadir juga penceramah asal Mesir
Ketua panitia pelaksana acara, Mgs Abdurrozak, mengatakan, beragam acara dilaksanakan sebelum hari ini (kemarin,red). “Acaranya mulai dari Kamis hingga Sabtu, puncaknya Minggu,”jelasnya.
Seperti, sambung dia, dilaksanakan zikir bersama, dilanjutkan Jumatnya ada donor darah bersama, ada juga seminar ekonomi umat, khatam Al Quran, yang dihadiri berbagai peserta dari seluruh daerah di Sumsel. “Ditutup malam Ahadnya dengan Haul Ki Merogan ke-116.”
Pria yang juga menjabat sebagai wakil ketua makam Ki Merogan ini juga mengungkapkan, pelaksanaan haul ini sudah 5 kali digelar. “Mudah-mudahan banyak manfaat dan pembelajaran yang didapat dari ulama kharismatik kita ini,”ujar dia.









