Bosan Diberi Janji, Warga Datangi Kantor DPRD Banyuasin

17.502 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BABYUASIN – Habis sudah kesabaran warga Walisongo Tanjung Mulyo dusun IV Desa Bukit, Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin, melihat jalan di daerahnya tak kunjung diperbaiki. Apalagi, janji perbaikan jalan telah beberapa kali diterima warga setempat saat pemblokiran jalan dan audiensi perwakilan warga dengan DPRD Banyuasin beberapa waktu lalu.

Merekapun lantas berbondong-bondong mendatangi kantor Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan DPRD Banyuasin. Kontan, kedatangan ratusan warga menyita perhatian masyarakat dan PNS Kabupaten Banyuasin. Pasalnya, mereka datang sambil mengibar-ngibarkan slogan yang berisikan berbagai macam tulisan, yang terbuat dari kertas. Di depan kantor Bupati dan kantor DPRD Banyuasin, warga lantas berorasi menyuarakan aspirasinya. Dengan membentangkan spanduk dan slogan yang dituliskan dikertas kartun, mereka menuntut bertemu Bupati Banyuasin dan ketua DPRD Banyuasin untuk mendesak perbaikan jalan walisongo dalam bentuk cor beton atau aspal itu segera di lakukan. Untungnya, polisi mengawal ketat aksi demonstrasi tersebut. Hingga demo berjalan cukup tertib walau diselingi dengan cacian dan makian.

Advertisement

“Masyarakat Desa Bukit sudah berkali-kali mengajukan untuk perbaikan jalan, kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin, namun hingga sampai sekarang belum kunjung diperbaiki, semua bertolak belakang dengan apa yang sedang digembar-gemborkan oleh Pemerintah pusat bahwa infrastruktur adalah sarana terpenting untuk pembangunan ekonomi masyarakat dan juga untuk membuat rakyat sejahtera”ucap, Darwis Koordinator aksi, saat menyampaikan orasinya, Rabu. 18/10/17.

Ditambahkannya, Jalan merupakan faktor penting untuk melakukan pembangunan yang merata disetiap wilayah Indonesia oleh karena itu pihaknya mendatangi pemerintah dan DPRD Banyuasin untuk memenuhi janji yang selama ini telah terucap.

“Kami mendesak pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk segera melakukan pembangunan jalan di Desa Bukit yang merupakan akses utama masyarakat dari masyarakat Desa-desa diwilayah Kecamatan Betung, dan kami juga mendesak DPRD Banyuasin untuk menganggarkan pembangunan jalan walisongo Tanjung mulyo Desa Bukit Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. “Tandasnya.

Ketua Format (Forum masyarakat bersatu) Kecamatan Betung, Mino. Mendesak Bupati Banyuasin untuk segera memerintahkan Dinas terkait agar segera melakukan perbaikan jalan mereka.

“Saya Ketua Format meminta kepada Bupati Banyuasin mlalui dinas terkait untuk segera menganggarkan pembangunan jalan Desa Walisongo”singkatnya

Senada dikatakan Charles Pembina Format Desa Walisongo, meski Indonesia sudah 72 tahun merdeka, presiden dan bupati Banyuasin silih berganti, namun jalan desa Walisongo dusun IV desa Bukit yang dimanfaatkan warga dan beberapa perusahaan sawit yang beroperasi disekitarnya, belum pernah dibangun dalam bentuk cor beton atau aspal. Padahal, jalan Walisongo sudah ada sejak 32 tahun lalu yang dilalui PTPN7 UU Betung Krawo sebagai salah satu penyumbang pajak daerah.

“Tak terhitung berapa kali telah diusulkan baik melalui Musrenbang, pemblokiran jalan hingga audiensi dengan DPRD Banyuasin. Namun, hingga saat ini jalan walisongo tak kunjung dibangun. “Ucapnya.

Bukan hanya itu, saat rombongan Sekda Banyuasin Rakor FKPD di PTPN 7 UU Betung Krawo beberapa waktu silam, warga secara spontanitas melakukan pemblokiran jalan untuk mendesak perbaikan jalan, warga hanya menerima janji-janji. Saat kunjungan FORMAT yang diterima langsung oleh ketua DPRD Banyuasin beserta wakilnya, warga kembali menerima janji-janji manis,

“Kami tidak mau hanya janji-janji, tapi kami ingin bukti, kami butuh keadilan” tegasnya.

Sementara, Buapti Banyuasin melalui kepala Dinas PU PR Banyuasin, Arlan. Mengatakan akan segera melakukan survei ke lokasi tuntutan warga.

“Besok kita akan melakukan survei ke jalan yang diminta untuk diperbaiki, dan akan dianggarkan pada tahun 2018 mendatang”singkatnya.

Bagaimana Menurut Anda?