Lima Pasang Bakal Calon Bupati Banyuasin Jalani Tes Yang Berbeda Dengan Sebelumnya

12.166 dibaca
Lima Bakal Calon Bupati Banyuasin saat mengikuti proses cek kesehatan di RSMH Palembang.

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Sesuai Tahapan, Lima Pasang Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, mengikuti serangkaian tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat Dr  Moehammad Hoesin, Palembang, Minggu (14/7/2018).

Ada Perbedaan dengan tes pemeriksaan narkoba yang dilakukan sebelumnya. Tes Kali ini, para bakal calon peserta Pilkada harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk menjalani tes kesehatan jasmani. Terutama, saat uji treadmeal, tidak sedikit bakal calon Bupati dan Walil Bupati Banyuasin yang kewalahan. Apalagi mayoritas mereka sudah ‘berumur’

Advertisement

Berdasarkan pantauan di RSMH Palembang, proses tes kesehatan Jasmani dimulauli sejak pukul 12.00 wib. Namun, tiga jam sebelumnya lima pasang calon dan komisioner KPUD Banyuasin  telah terlihat di rumah sakit.

Prosesi pemeriksaan dijaga ketat oleh sejumlah petugas polisi. Bahkan para bakal calon harus melewati 3 kali pemeriksaan metal detector untuk menuju ruang periksa kesehatan

“Saya paling mumet uji treadmeal ini. Umur sudah sepuh, 67,4 tahun. Awalnya memang jalan pelan di treadmeal tapi lam-lama makin kencang, bagaimana gak kelimpungan. Tapi alhamdulillah saya selesaikan semua,” ujar salah satu bakal calon wakil Bupati Banyuasin, Slamet Sumesentono.

Hal senada diakui  oleh Balon Agus Yudiantoro dan Askolani, tes kesehatan treadmeal yang paling menguras keringat.

“Karena berhubungan dengan fisik, memang sedikit lelah, tapi karena saya sudah biasa jalan pagi, jadi enjoy saja,” kata Agus Yudiantoro.

Selain itu, Balon peserta Pilkada Banyuasin ini juga disibukkan dengan menyelesaikan uji psikotes. Lebih dari 500 soal harus dilahap, sekali duduk.

“Tapi soalnya simple, mayoritas tentang perjalanan hidup kita. Sekarang semua tahapan tes kesehatan sudah kami ikuti sesuai instruksi KPUD Banyuasin. Tinggal menunggu hasilnya, mudah-mudahan bagus,” harapnya.

Ketua IDI wilayah Prov Sumsel Dr KH Rizal Sanif,SPOG (K) ,MARS menjelaskan, Pemeriksaan treadmeak dapat memberikan informasi kesehatan jantung. Apakah memiliki asupan darah dan oksigen dari sirkulasi saat terjadi stres fisik yang mungkin tidak muncul pada EKG saat istirahat.

“Pemeriksaan ini juga dapat memberikan informasi penting apabila ada kelainan dari irama jantung dan tekanan darah,” jelasnya.

Ditambahkannya, Pemeriksaan calon kepala daerah dalam Pilkada serentak 2018 yang berlangsung 8 hingga 15 januari 2018, bersifat final dan mengikat dan tidak ada pemeriksaan pembanding.

“Tidak ada pemeriksaan pembanding, namun dilakukanbpenyesuaian waktu, bila ada pemeriksaan lanjutan,” katanya.

Sementara itu Ketua KPUD Banyuasin, Dahri yang ikut memantau pelaksanaan tes kesehatan bakal calon tersebut mengatakan, lima pasang bakal calon hadir dalan pemeriksaan kesehatan jasmani tersebut. Namun salah satu bakal calon wakil bupati harus mengikuti tes kesehatan lanjutan pengganti uji treadmeal.

“Untuk bapak H Agus Salam pemeriksaan dilanjutkan besok, dengan alat pemeriksaan khusus. Karena terlalu bahaya bagi salah satu kakinya yang dipasang pen, untuk uji treadmeal. Tapi, hal ini bukan kendala, hanya penyesuaian alat periksa saja,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Ikatan Dokter Indoesia, Himpunan Sikologi dan Badan Narkotika Nasional tersebut, akan diplenokan 15 Januari.

“Tanggal 16 Januari kami baru menerima hasil tes kesehatan itu. Sesuai aturan, kalau menurut tim medis, ada bakal calon yang tidak memenuhi syarat untuk maju di Pilkada, kami akan minta pada pengusung nya untuk mengganti calon tersebut,” tegasnya.

Bagaimana Menurut Anda?