BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Dua pelaku spesialis bobol rumah kosong berhasil diamankan Jajaran Polisi Sektor Betung, (Polsek Betung) Kamis. 09/08/18. Sekiranya pukul 02:00 Wib. Itu berdasarkan LP/B-22/ VIII/ 2018 / Res BA/Sek BTG Tanggal . 02/08/2018. Dan LP/B-22/ VIII/ 2018 / Res BA/Sek BTG Tanggal 29/07/2018 atas perkara Pencurian dengan Kekerasan, Pencurian dengan Pemberatan, terhadap korban atas nama Kisworo Bin Sutejo dan Marzuki Bin Arsyad,
Dua pelaku yang diamankan itu bernama Niko Andrian Als Basir Bin Zakaria. Serta Agus manto Bin Maddaud. Dengan. Barang bukti I Buah Kayu reng, Satu Pasang Sandal jepit, Satu Unit HP Merk Asus.
“Pada saat kejadian , Kamis. 02/08/2018. Sekiranya jam 04:30 Wib, dirumah Korban Dusun III Desa Srikembang Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan terhadap korban Kisworo Bin Sutijo, yang dilakukan oleh Niko andrian bin Zakaria, dengan cara pelaku masuk merusak pintu belakang saat pelaku berada didalam rumah kepergok oleh korban kemudian pelaku langsung memukul korban dengan kayu yang dibawanya, akibatnya korban mengalami luka robek dibagian kepala” Ucap, Kapolres Banyuasin. AKBP. Yuddhi sukma markus pinem, Sik, SH. MH, didampingi, Kapolsek Betung, AKP. Naziruddin. SH. Dan Kasubbag Humas Polres Banyuasin, AKP Ery yusdi. Saat Pres reales. Jumat, 10/08/18.
Ditambahkannya, dari pengembangan kasus pelaku juga pernah beraksi dengan korban lain dengan berhasil menggondol uang korban. “Dari perkembangan yang anggota kita lakukan, ternyata pelaku ini beraksi juga ditempat lain dengan Korban Marzuki Bin Arsyad, dengan cara pelaku masuk dari pintu belakang untuk menguasai harta korban, pelaku berhasil membawa harta korban berupa uang tunai sebesar Rp. 5.050.000,- dan Satu Unit Handphone, ” ujarnya.
Ditegaskan Kapolres, dari perbuatan kedua pelaku, kini pelaku sudah diamankan dan akan diancam hukuman 9 tahun penjara “Kedua pelaku diancam dengan pasal 365 Ayat I Jo 53 KUHP dan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara, “. tukasnya.
Sementara, Niko salah satu pelaku ketika ditanya alasanya melakukan aksi yang menyebabkan dirinya masuk bui, mengatakan bahwa hal tersebut disebabkan oleh himpitan ekonomi.”Keperluan sehari-hari dan mengembalikan utang, sebab belum bekerja, saya baru satu kali melakukan aksi ini ikut Niko, Saya menyesal telah melakukan perbuatan ini, sebab saya teringat sama orang tua dirumah, ” lirihnya.








