Warga Desa Bukit Rayakan Tahun Baru Bersama Caleg PBB

17.145 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Warga Rt 17a, Rt 17b, serta warga Rt 18 desa Bukit kecamatan Betung kabupaten Banyuasin dan warga desa penyangga memadati halaman rumah kediaman Aris Munandar. Mereka menikmati pergantian malam tahun baru masehi sembari menyaksikan acara kesenian tradisional kuda kepang.

Turut hadir ditengah-tengah masyarakat, calon anggota DPRD kabupaten Banyuasin dari Partai Bulan Bintang Novia Mardian Charles bersama keluarga dan rombongan.

Advertisement

“Acara ini tidak untuk berpesta pora, namun hanya untuk bersilaturahmi bersama warga sekitar, sekaligus bersyukur kepada Allah SWT karena dipenghujung pergantian tahun 2018 masih diberikan nikmat kesehatan, serta rezeki juga dapat menikmati kesempatan untuk bisa melalui pergantian tahun masehi 2018 ke 2019,” jelas NM Charles, (1/1/19).

Sementara Parno penanggung jawab kudo kepang dalam kesempatan itu mengatakan turut mendoakan atas majunya NM Charles di pemilihan legislatif periode 2019-2024, “Bapak Ibu hadirin, mari kita doakan Bapak Charles menang di Pileg tahun ini,” jelasnya.

Usai dari situ, Caleg PBB kabupaten Banyuasin nomor urut 1 ini juga menyambangi warga di Rt 05 desa Bukit kecamatan Betung yang merayakan pergantian tahun baru seraya dihibur dengan organ tunggal Anak Desa Bukit (ANDESKIT) yang berasal dari daerah itu sendiri. Warga silih berganti bernyanyi sembari membakar jagung.

Meski acara yang disuguhkan terlihat sederhana dan sekedar untuk menghilangkan penat sekaligus sebagai ajang latihan organ tunggal Andeskit, kedatangan Novia Mardian Charles disambut antusias warga setempat dengan memberikan kesempatan untuk bernyanyi dan mengenalkan diri ditengah tengah kerumunan warga tersebut.”Kami sangat berterima kasih atas silaturahmi bapak Charles bersama rombongan di sini, kami berharap kedatangannya akan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat, selain dapat menyerap aspirasi juga dapat melihat langsung keluhan warga disini”, ungkap Judin salaj satu warga setempat.

Dirinya juga menyampaikan, agar masyarakat jeli dan cerdas memilih pemimpin. Agar kedepannya dapat mengayomi masyarakat secara global. “Kita berharap mendapatkan pemimpin yang mengerti dengan agama dan juga mengerti birokrasi pemerintahan, kalau beliau sudah belasan tahun berkecimpung di masyarakat sebagai jurnalis, Insya Allah ngerti kondisi masyarakat,” imbuhnya.

Bagaimana Menurut Anda?