Geram Truk Tronton Terus Terobos Jalan Kampung, Warga Rawa Maju Pertanyakan Regulasi Pemkab

714 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASINKeresahan warga Jalan Gajah Mada, Kelurahan Rawa Maju, makin tak terbendung. Kehadiran truk-truk berukuran besar jenis fuso hingga tronton yang lalu lalang masuk ke jalan pemukiman kelas kampung ini tak hanya memicu kemacetan parah, tetapi juga mulai mengancam keselamatan jiwa warga sekitar.

​Kekesalan warga itu memuncak usai sebuah armada tronton nekat melintas hingga nyaris memakan korban jiwa dan merusak fasilitas umum di lokasi tersebut.

Advertisement

​Salah seorang warga setempat, Prasetio, tak sanggup lagi menyembunyikan amarahnya atas pemandangan harian yang kian meresahkan tersebut. Ia menceritakan momen mencekam saat tronton berukuran besar itu memaksakan diri masuk ke jalan pemukiman yang sempit.

​”Cakmano nian truk fuso biso masuk jalan kampung? Jalur kito ini makin hari makin ramai. Tadi tronton lewat sampai bikin macet parah, menabrak plang, bahkan hampir nyaris kena tangan saya sendiri,” cerak Prasetio dengan nada penuh emosi, Jumat (31/7/2026).

​Prasetio mempertanyakan aturan dan regulasi lalu lintas di kawasan tersebut. Menurutnya, jalan pemukiman seperti Jalan Gajah Mada jelas memiliki tonase terbatas dan tidak dirancang untuk dilintasi kendaraan berat jenis tronton atau fuso. Apalagi, jembatan di kawasan itu baru saja diperbaiki secara swadaya dan gotong royong oleh pihak kelurahan dan warga.

​Tak tinggal diam, Prasetio bahkan langsung melayangkan pesan tegas kepada Lurah Rawa Maju agar pemerintah setempat dan pemangku kebijakan segera mengambil tindakan nyata terhadap para pengusaha yang beroperasi di dalam kawasan pemukiman.

​”Tolong nian ditindak tegas pak kalau ada tronton lewat jalan kita ini. Apalagi jembatan kemarin baru saja diperbaiki. Tolong para pengusaha di dalam itu ditegur, mobil yang memang tidak boleh lewat jangan dikasih melintas! Jangan tunggu ada korban jiwa atau jalan hancur lagi baru bertindak,” tegasnya.

​Warga berharap pihak Kelurahan Rawa Maju bersama Dinas Perhubungan dan kepolisian segera turun tangan memasang portal atau rambu pembatas tonase. Mereka tidak ingin ketenangan dan keselamatan warga kampung terus dikorbankan demi kepenting para pemilik modal yang mengoperasikan kendaraan berat secara ugal-ugalan di jalan pemukiman.

Bagaimana Menurut Anda?