H. Agus salam Takziah Ke Korban Kecelakaan, Ini Pesannya Ke Pemda Banyuasin

24.948 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Kepergian Sopir truk dengan Nopol 4150 HB, Maddin bin M. Rejab yang meninggal akibat bertabrakan dengan mobil bus cemerlang jurusan Sekayu (Muba) mengundang kehadiran Mantan Legislatif (Ketua DPRD) Banyuasin dua periode, H. Agus salam, SH. Di Talang kebang, Kelurahan Pangkalan balai Kecamatan Banyuasin III, kehadiran H. Agus salam yang saat ini juga maju sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PKB, mengaku bahwa istri dari Maddin merupakan keluarganya, dan sebagai orang muslim sudah sewajarnya untuk hadir dengan memghibur keluarga yang ditinggalkan, dirinya berharap Pemda Banyuasin dapat membantu ahli musibah dengan meringankan beban hidup mereka saat baru saja ditinggal pergi oleh anggota keluargannya.

“Kehadiran saya disini sebagai bentuk takziah terhadap Almarhum Maddin yang merupakan suami dari keponakan saya, saya kaget ketika mendengar kabar dia meninggal sebab beberapa hari kemarin saat saya masuk ke Desa Lubuk saung ikut yasinan Almarhum menyuruh saya mampir, namun saya tidak sempat mampir, ternyata pertemuan itu merupakan pertemuan terakhir dengan almarhum”. Ucap, H. Agus salam saat dibincangi dirumah duka, Kamis. 14/02/19.

Advertisement

Dirinya menambahkan, duka masyarakat Banyuasin yang memgalami kecelakaan semestinya dihadiri oleh pejabat Banyuasin yang diharapkan bisa menghibur para keluarga yang ditinggalkan.”Kita ingatkan saja, dan harapkan baik itu kepada Bupati kita, maupun kepada pejabat yang ada di Banyuasin bila ada warga yang mengalami musibah kecelakaan seperti ini untuk dapat hadir ditengah keluarga yang ditinggalkan, sebab hal tersebut saya rasa bisa memberikan semangat bagi mereka, dan mereka merasa di perdulikan”. Ujarnya.

Dirinya berharap, Pemda Banyuasin dapat membantu ahli musibah dengan meringankan beban hidup mereka saat baru saja ditinggal pergi oleh anggota keluargannya. “Saya berharap, Pemda Banyuasin dapat memberikan bantuan kepada ahli musibah, paling tidak bantuan tanggap darurat sajalah, bukan cuma untuk korban bencana saja, saya rasa sama seperti korban kecelakaan seperti ini, agar keluarga yang ditinggalkan bisa membeli keperluan untuk takziah almarhum”. arapnya.

Bagaimana Menurut Anda?