BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Naas dialami Maddin warga Talang kebang salah seorang sopir truk dengan nopol 4150 HB kayu bakaran untuk membuat batu bata, bertabrakan dengan mobil bus cemerlang. Dari kejadian tersebut Maddin sopir truk meninggal dunia sedangkan anaknya Diman tidak mengalami apa-apa, dan sopir bus yang belum diketahui identitasnya diduga kritis serta para penumpang bus mengalami luka-luka.
“Saat korban turun tanjakan dari arah betung, tiba-tiba terlihat mobil bus langsung melintang jalan hingga tabrakan tidak bisa dihindarkan” Ucap, Awaluddin adik korban saat mengikuti kendaraan kakaknya.
Ditambahkan Awal korban menghembuskan nafas terakhir didalam mobil saat hendak mau diselamatkan.
“Korban langsung meninggal ditempat, saat mau di evakuasi beliau sudah terkulai dengan kondisi kaki hancur”ujarnya.
Dirinya menambahkan, pihaknya sudah mengiklhaskan kepergian kakaknya tersebut, karena sudah sesuai dengan suratan ilahi.
“Kami semua sudah iklhas, semoga Almarhum tenang dialam sana, “singkatnya.
Salah satu korban dari Penumpang Bus Cemerlang tujuan Sekayu mengatakan bahwa saat kejadian mobil yang dia tumpangi bersama penumpang lain terlihat melintang jalan.
“Kalau seingat saya saat kejadian mobil truk tersebut mau keluar jalan, tiba-tiba bus kita melintang jalan dan akhirnya posisi truk menabrak bus kita dan bus kita berada di tengah jalan”singkatnya.
Sementara, pihak Satlantas Polres Banyuasin ketika dihubungi melalui Banpol Dedi mengaku belum bisa memberikan keterangan karena masih melakukan evakuasi korban serta pengaturan arus lalulintas.








