Lebaran Idul Adha 2019 Di Prediksi Tidak Ada Rendang Pedas

9.877 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Dua hari menjelang hari raya Idul Adha 1440 Hijriah harga bumbu dapur seperti cabai di Pasar Pangkalan Balai masih berada di kisaran Rp 80 ribu per kilogram (kg). Hal ini karena terlambatnya stok yang masuk ke pedagang dan tidak lagi memasuki musim panen. Dampaknya dari mahalnya harga cabai tersebut pedagang cabai mengeluhkan karena omset yang mereka dapatkan merosot.

“Saya sudah tidak beli cabai lagi, mahal soalnya, sehingga tidak mampu beli. Makan apa adanya saja tanpa cabai, untuk lebaran ya tak usai pakai cabai,” ujar Erni salah satu ibu rumah tangga saat dibincangi, Jumat. 9/08/19.

Advertisement

Dikatan dia, harga cabai di Pasar Pangkalan Balai berkisar Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram. Kenaikan harga ini terjadi sejak beberapa bulan yang lalu.

“Sudah lama mengalami kenaikan hingga sekarang tidak turun-turun harganya,” kata dia.

Ditambahkan, Subani pedagang Cabai di Pasar Pangkalan balai, kenaikan yang dialami ileh cabai merah saat ini disebabkan oleh beberapa faktor.

” kami kesulitan mendapatkan stok cabai, di jakabaring ada namun sedikit, dan ketika mau dapat juga kita rebutan, dan penyebab lainya juga kita dapat info bahwa pasokan cabai terlambat datang saat jembatan di Lampung putus kemarin, agar sampai ke Palembang, sopir terpaksa lewat tol, “Ucapnya.

Dirinya menambahkan, kondisi tersebut tidak bisa dielakan dan membuat dirinya bertahan agar usahanya tetap berjalan.

” Ya mau bagaimana lagi, usaha kita cuma di dagang ini, harapan kita bagaimana Pemerintah memecahkan masalah ini, agar antara kami penjual dan pembeli tidak sama-sama enaklah, mereka bisa beli dan kami masih ada untung, kalau saat Ini omset sedikit menurun dari sebelumnya, sebab banyak ibu-ibu beli 1 ons saja, mungkin rendang tidak lagi pedas saat lebaran ini,”singkatnya.

Sementara itu, Kepala UPT Pasar Pangkalan Balai Nazirwan SH MSi menyebutkan jika harga cabai di Pasar Pangkalan Balai rata-rata bertahan di kisaran Rp 80 ribu per kilogramnya.

“Cabai merah, cabai rawit keriting, bagai hijau semuanya Rp 80 ribu per kilogramnya,” kata dia.

Menurut dia, sebelumnya harga cabai sempat bertahan di kisaran Rp 65 ribu hingga 60 ribu per kilogramnya. Pihaknya pun tidak mengetahui apa penyebab cabai masih tinggi belum mengalami penurunan.

“Kemungkinan karena ini masih musim kemarau jadi harga cabai masih tinggi sebab cabai lokal masih belum panen. Bahkan petani masih melakukan masa tanam untuk di dataran rendah. Kita harap agar harga cabai cepat turun,” ujar dia.

Dikatakan dia, bukan hanya cabai jelang lebaran Idul Adha harga daging sapi juga mengalami kenaikan Rp 20 ribu. Daging sapi segar yang semula dijual Rp 120 ribu per kilogramnya kini dijual pedagang Rp 140 ribu per kilogramnya.

“Untuk daging sapi beku dijual Rp 100 ribu. Ayam ras Rp 35 ribu per kilogramnya. Harga telur ayam ras Rp 24 ribu per kilogram sedangkan ayam kampung Rp 3.000 per butir. Untuk harga yang lainnya tetap normal seperti biasanya,” pungkas dia.

Bagaimana Menurut Anda?