Miris Warga Miskin Di Desa Tanjung Beringin Gigit Jari, Honian Salahkan Pemerintah Pusat

26.486 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN -Beberapa warga Desa Tanjung Beringin Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin ‘menjerit’, pasalnya warga miskin di daerah itu saat ini tidak lagi menerima raskin. Padahal, sebelumnya, ada sekitar 26 Kepala keluarga   

“Sejak zaman Kepala Desa Tanjung Beringin, Honian ada beberapa warga yang tak dapat Raskin dari 26 warga yang dapat Raskin, termasuk aku (Sunarto (60),” katanya, Rabu (7/8/2019).

Advertisement

Sunarto menambahkan, sejak dijabat Kades Honian tidak dapat Raskin lagi. Padahal sebelumnya zaman Kepala Desa Mesir sampai Sarkowi dapat Raskin program mulia pemerintah ini.

“Aku ini pantas mendapatkan Raskin karena hanya pembuat sapu ijuk yang berpenghasilan tak menentu,”katanya lirih sambil mengatakan, kami suami istri ini sekarang mulai sakit-sakitan.

Dia sampai bertanya-tanya, kenapa dirinya tidak mendapatkan Raskin, apa salahnya, hingga di massa kepemimpinan Honian dirinya tidak mendapatkan Bantuan Miskin yang sudah di gulirkan Pemerintah

“Aku ini orang miskin, sudah tua pantas dan sangat layak mendapatkan Raskin tersebut.
Untuk itu, saya mohon pihak terkait terutama Dinas Sosial Banyuasin merasa peduli dan dapat memberikan Raskin tersebut agar dirinya dan teman-tamannya dapat Raskin.” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Banyuasin, Alpian ketika dikonfirmasi, Jum’at (9/8/2019) sekira pukul 13.48 mengatakan, kita lihat terlebih dahulu apakah sudah berdasarkan by name by adress.

“Inikan didata dari Kepala Desa setempat, jika tidak sesuai dengan by name by adress, takutnya yang seharunya menerima bantuan malah tidak dapat bantuan dan mereka akan protes begitupun sebaliknya,”katanya.

Kedepan lanjut Alpian, pihaknya akan menertibkan dengan memberikan stiker Warga Miskin dimasing-masing rumah. “Salah satunya itu kita akan memberikan stiker di depan rumah mereka, jadikan kelihatan kalo mereka ada stiker di rumahnya, yang punya rumah bertingkat, apa betul layak atau tidak,”cetusnya.

Kepala desa Tanjung Beringin Honian ketika dihubungi via telepon mengaku bahwa yang menerima bantuan tersebut sebanyak 16 orang. “Dapat kok sekitar 16 orang penerima, banyak yang tidak menerima, itu dari dahulu yang tidak dapat,” Ucapnya.

Sementara ketika ditanya sebelum dirinya menjabat sebagai Kepala Desa Penerima Bantuan Beras Miskin sebanyak 26 orang, dirinya berkilah bahwa pengurangan tersebut dilakukan oleh BPS Pusat.

“Oh iya , kalau masalah itu yang melakukan pengurangan dari Pusat sana, kita hanya menerima blangko saja,” cetusnya.

Bagaimana Menurut Anda?