Miris, Kondisi GOR Pangkalan balai Memprihatinkan

15.776 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Kondisi Gedung Olahraga (GOR) Pangkalan balai Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin ini kini sangat memprihatinkan, kondisi lantainya pecah-pecah, dan sampah berserakan dimana-mana, serta tidak adanya fasilitas bola bagi masyarakat yang ingin bermain di lapangan GOR Peninggalan Alm H. Sofran nurozi tersebut, dampaknya masyarakat yang ingin melakukan kegiatan latihan menjadi batal.

“Kami mau maen matras tidak di benerin dan bola tidak ada, sejak yang di jaga oleh Redi beda dengan Erwan kalau dia jaga mulai dari kebersihan matras dan air pasti cepat d belikanya.” Ucap, salah seorang remaja yang sering bermain bola futsal dilapangan tersebut. Jumat, (25/10/19).

Advertisement

Dirinya sangat kecewa ketika datang ke GOR Pangkalan balai tersebut, namun tidak bisa bermain karena tidak ada bola yang disediakan oleh Pengurus. “Ya setahu saya kalau namanya GOR Pasti ada pengurusnya, baik itu dari tingkat penjaga, maupun dari tingkat Dinas, nah yang kami sayangkan kok pihak Dinas seolah tidak bersemangat dalam mengurus fasilitas yang sudah disediakan oleh Pemerintah pusat ini, apa lagi infonya ini hasil usulan dari Alm, H. Sofran nurozi. Gimana atlit Banyuasin bisa lebih matang skilnya fasilitas aja tidak terurus, yang ada saja begini gimana mau nambahin fasilitas lain seperti alat fitnes, dan tempat latihan lainya,” Ujarnya.

Dirinya berharap Bupati Banyuasin yang mempunyai wewenang dalam mengambil kebijakan dapat memberikan sangsi serius kepada Dinas terkait agar Prestasi Olahraga di Banyuasin bisa lebih meningkat dari sebelumnya. “Ya harapan saya Bupati Banyuasin segera melakukan sidak ke GOR Pangkalan balai tersebut, bagaimana kondisinya fasilitasnya bagaimana, sebab kami sebagai masyarakat sangat mendukung Program Banyuasin Bangkit, apa lagi Olahraga Banyuasin Bangkit sangat saya dukung, Nopember ini Banyuasin akan ikut turnamen akbar tingkat Propinsi di Prabumulih, kalau seperti ini kondisi latihan anak-anak Banyuasin rasanya kecil harapan bisa mempertahankan juara di tahun lalu,” Tukasnya.

Senada dikatakan Afri, Wartawan Suamajaku, dirinya kecewa saat melihat kondisi GOR seperti gedung tinggal. “Rencananya saya bersama rombongan mau latihan di GOR Pangkalan balai persiapan untuk Porwada di Lubuk linggau Bulan Maret nanti, saya bersama rekan media lainya ingin latihan di GOR mini tersebut namun sayang matrasnya tidak terurus, lantainya pecah-pecah, bola tidak ada, miris rasanya” Ucapnya.

Senada dikatakan, Supriyanto Koordinator SIWO PWI Banyuasin, dirinya kaget ketika mendengar informasi dari rekan-rekan media bahwa mereka tidak bisa latihan. “Sebelumnya saya izin dengan Kabid Olahraga dan Kasi Olahraga Disporapar Banyuasin, dan alhamdulillah Disporapar Banyuasin memberikan respon baik dengan memberikan izin, namun sayang ketika rekan-rekan mau latihan malah fasilitas di GOR Pangkalan balai tersebut tidak ada seperti bola futsal,” Ucapnya.

Dirinya berharap pihak terkait agar bisa memimikirkan kondisi GOR Pangkalan balai tersebut sehingga anak-anak Banyuasin dan pecinta olahraga bisa menggunakannya dengan gembira.”Di Banyuasin ini banyak Cabang olahraga, dan Banyuasin juga tengah banyak mengikuti kegiatan olahraga seperti di bulan Nopember ini Porprov Prabumulih, Bulan Maret 2020 Pekan Olahraga Wartawan Daerah ( Porwada ), dengan adanya fasilitas pendukung saya yakin Olahraga Banyuasin bisa berdiri sejajar dengan Kabupaten lain,” tandasnya.

Bagaimana Menurut Anda?