Askolani : Masyarakat Yang Tidak Pakai Masker Jangan Dilayani

11.305 dibaca
Bupati Banyuasin H. Askolani SH.,MH.,(kanan depan) Didampingi Wakil Bupati Banyuasin H. Selamet SH. saat nemberi keterangan pada wartawan di posko gugus tugas covid-19. Selasa (28/04/20)

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Bupati Banyuasin H Askolani kembali mengingatkan masyarakat untuk disiplin dalam memakai masker, ketika keluar rumah. Karena masker  salah satu upaya untuk mencegah menyebarnya virus covid 19. “Perlu diketahui, penyebaran virus ini sangat cepat sekali dan sudah memakan korban. Setidaknya sudah ada empat warga Banyuasin yang positif covid 19, diharapkan tidak ada korban lagi”. Tegas Askokani selasa (28/04/20)

Sangking pentingnya masker tersebut, Orang Nomor Satu di Banyuasin ini menginstruksilan jajarannya untuk tidak melayani masyarakat yang tidak disiplin dalam memakai masker, saat berurusan di komplek perkantoran Pemkab Banyuasin. Bahkan, dipintu masuk Komplek perkantoran akan dilakukan pemeriksaan oleh Satpol PP Pemkab Banyuasin.

Advertisement

Begitu juga pusat layanan masyarakat lainnya, seperti Kantor Camat, Kantor Lurah, Kantor Kades, Bank, Kantor Pos, Penggadaian, Kantor Pajak Pratama dan lembaga lainnya juga diminta menerapkan hal yang sama.

“Kita harus mendisplinkan masyarakat dalam menggunakan masker, tujuannya baik. Agar mereka terhindar dari bahaya covid 19 ini, “kata Bupati Askolani.

Dijelaskan Askolani, pembagian masker gratis terus dilakukan jajaran tim gugus gugas penanganan covid 19 Pemkab Banyuasin, bersama pihak kecamatan, TNI dan Polri. 300.000 masker terus dibagikan dengan menggandeng sejumlah komponen masyarakat. mulai organisasi kepemudaan, kemahasiswaan, PWI hingga Lembaga Swadaya Masyarakat.

“Jadi tolong maskernya di pakai, apalagi di areal pasar yang banyak kerumunan itu sangat rentan sekali terpapar virus covid 19. Kiranya masyarakat memiliki kesadaran akan kesehatan dan keselamatan diri mereka sendiri dan orang lain, “tegasnya

Kabupaten Banyuasin sambung  Mantan Pimpinan DPRD Banyuasin due periode ini, sangat rentan menjadi daerah penyebaran virus mematikan ini, karena ada berapa faktor, pertama berdekatan dengan kota Palembang, yang saat ini sudah zona merah, Kedua, berada di jalur perlintasan pulau sumatera dan jawa. dimana sangat memungkinkan mereka berhenti untuk makan atau membeli minuman.

Ketiga, banyak masyarakat Banyuasin yang bekerja atau sekolah di pulau jawa dan saat ini sudah bergerak mudik ke Banyuasin ke empat keberadaan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Banyuasin. “Jadi masker itu sangat bermafaat untuk melindungi diri agar tidak tertular,,” tandasnya.

Bagaimana Menurut Anda?