BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Ditengah Pandemi Covid 19 atau Virus Corona yang sedang melanda di seluruh dunia termasuk warga Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Pemerintah memberikan peringatan agar masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah dan menghindari kerumunan, melakukan social distancing disertai proses belajar, bekerja, dan beribadah di rumah.
Namun hal ini tidak berlaku bagi puluhan anak muda yang hobi ngetrack. Seakan tak menggubris bahaya yang mengancam keselamatan dirinya dan orang lain, mereka berkerumun menyaksikan aksi balap liar yang dilakukan sekelompok anak muda dijalan lintas tengah Betung-Sekayu tepatnya di Desa Sukamulya Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.
Bukan hanya itu, aksi balap liar ini juga akan berakibat fatal bagi mereka dan pengguna jalan yang melintas, apalagi aksi ini dilakukan mulai pukul 16.09wib hingga 18.00Wib disaat arus lalu lintas sedang padat karena jam pulang kantor/kerja.
Melihat hal itu, aparat kepolisian Sektor Betung langsung bertindak tegas, Kapolsek Betung AKP Toto Hermanto melalui Kanit Reskrim Ipda Adi Usman SH dan anggota piket jaga dan reskrim personil Polsek Betung turun langsung kelokasi.
“Mendapatkan laporan adanya aksi balap liar tersebut, kami langsung kelokasi dan membubarkan arena balap liar yang dilakukan sekelompok anak muda di jalan lintas Betung – Sekayu Desa Suka Mulya Kecamatan Betung sekira pukul 16.30 Wib,” jelasnya, (30/4/2020).
Lebih lanjut menurut Toto, Hal ini bertujuan untuk mencegah rawan kecelakaan lalu lintas bagi masyarakat pengguna jalan umum dan menekan aksi tindak pidana di Wilayah hukum Polsek Betung dalam bulan suci ramadhan akibat ulah balap liar tersebut.
“Selain itu, tujuan kita juga agar mereka membatasi aktivitas di luar rumah dan menghindari kerumunan, melakukan social distancing untuk meminimalisir dampak Covid19 yang sedang mewabah ini,” pungkasnya.








