Komisi III DPRD Kabupaten Banyuasin Desak Pemerintah Alokasikan Anggaran Untuk Jembatan Rantau Banyur

22.270 dibaca
Ketua Komisi III, DPRD Kabupaten Banyuasin. Drs, Nurwahid bersama Sopian hadi, Asdianto dan Endang sari didampingi Camat Rantau bayur. Ahsanul haq ketika melihat kondisi jembatan yang belum selesai
Ketua Komisi III, DPRD Kabupaten Banyuasin. Drs, Nurwahid bersama Sopian hadi, Asdianto dan Endang sari didampingi Camat Rantau bayur. Ahsanul haq ketika melihat kondisi jembatan yang belum selesai

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Jembatan Rantau bayur yang sudah  bertahun tahun belum selesaii ini mengundang perhatian anggota DPRD Kabupaten Banyuasin, dari Komisi III untuk turun ke lokasi Jumat 08/05/20. Kemarin,

Jembatan yang sudah dibangun ditengah luasnya arus sungai musi pada tahun 2017 tersebut kini kondisinya belum menunjukan kemajuan yang cukup berarti.

Advertisement

Ketua Komisi III, DPRD Kabupaten Banyuasin. Nurwahid, melalui Sekretarisnya. Darul Qutni. SE, meminta agar Pemerintah Pusat, dan Propinsi untuk dapat mengalokasikan anggaran guna menyelesaikan pembangunan jembatan yang menghubungkan dua Kabupaten tersebut.

Hadir dalam kunjungan Komisi III DPRD Kabupaten Banyuasin tersebut, Ketua Komisi III, Drs. Nurwahid. Sopian hadi, Endang sari, Asdianto, Camat Rantau bayur. Ahsanul haq. Serta tokoh masyarakat Desa Tebing abang, Masohan.

“Jembatan itu sudah lama mangkraknya, jadi saya minta kepada Pemerintah Pusat, Propinsi maupun Kabupaten untuk dapat menganggarkan dana penyelesaian jembatan tersebut, sebab sudah lama jembatan tersebut berdiri sampai ganti Gubernur tapi baru sebatas tiang pancang saja.” ucap. Drs. Nurwahid Ketua Komisi III, DPRD Kabupaten Banyuasin, melalui sekretarisnya. Darul Qutni. SE. Sabtu, 9/05/20. Ketika dihubungi via whatsapp.

Dikatakan Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin, Putra Asli Kecamatan Rantau bayur tersebut, jembatan yang dinantikan penyelesaiannya merupakan urat nadi perekonomian masyarakat untuk membawa hasil bumi Ke- kota.

“Saya sangat apresiasi sekali atas kerja keras Bupati Banyuasin yang kembali akan melanjutkan progres pembangunan jembatan tersebut, sebab dari jembatan itu roda perekonomian warga lebih menggeliat, lebih hidup karena jambatan itu urat nadi bagi masyarakat, saya sebagai Putra Asli Kecamatan Rantau bayur sekali lagi meminta agar Pemerintah mengalokasikan anggaran untuk menyelesaikan pembangunannya,” ujarnya.

Terkait Vovid-19, Diarul berpesan kepada seluruh masyarakat agar terus menjalankan Protokol kesehatan agar terhindar dari virus corona yang mematikan tersebut. ” Mudah-mudahan virus covid 19 segera berakhir. Jangan lupa terus melakukan pola hidup sehat, rajin mencuci tangan dengan sabun dan memakai air yang mengalir, Tetap dirumah dan memakai masker apabila keluar rumah, yang dirantauan jangan pulang ke Banyuasin, yang di Banyuasin jangan ke luar daerah, jangan melanggar perintah Pemerintah ya saudara-saudaraku, sayangi keluarga dan sanak family di Desa,”tukasnya.

Sementara, Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin, Fraksi Gerindra yang juga Anggota Komisi III. Sopian hadi mengaku
Kunjungan kerja komisi III ke dapil I Kecamatan Rantau Bayur, sekalian meninjau jembatan yang sudah lama belum rampung.

“Kami minta progres pembangunan jembatan tersebut segera terealisasi, sebab manfaatnya sangat membantu percepatan perkembangan darah Rantau Bayur, sekiligus memangkas waktu perjalanan antar Kabupaten di sekitar Banyuasin, jadi dengan ini kami minta pembangunannya Agar segera di terselesaikan,”Ucapnya.

Sebelumnya Pemerintah kabupaten Banyuasin telah melakukan survei terhadap kondisi jembatan termasuk potensi wilayah sekitar jembatan. (Baca:  Pemkab Banyuasin Survei Jembatan Rantau Banyur.)

Dari hasil survei didapatkan potensi yang belum termanfaatkan termasuk lahan rawa yang sangat luas dengan kedalaman lahan rawa sekitar 3-4 Meter.

Selain terdapat lahan rawa yang luas, terdapat juga potensi jalan yang sudah di cor melalui program PNPM dan dana desa yang menghubungkan desa tebing Abang dan Desa Rantau Bayur dan ada beberapa ruas jalan yang rendah, dimana jika hujan akan terendam air.

(Baca: Survei Jembatan Rantau Bayur ini Penjelasanya )

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Litbang Kabupaten Banyuasin, Erwin ibrahim. ST. MM. Mba, melalui Staff Bidang Infrastrutur Pengembangan Wilayah BAPPEDA Banyuasin Iwan Adi Ratmoko, S.Hut., M. Si, menjelaskan bahwa, jembatan itu berpotensi mendekatkan beberapa desa di kecamatan Rantau Banyur untuk menuju kota kabupaten Banyuasin. Termasuk wilayah kabupaten. Tetangga Diantaranya  Kabupaten Muareenim, dan kabupaten Pali

“Pembangunan jembatan penghubung sangat efektif untuk di wujudkan, selain untuk mempermudah akses perjalanan tentunya dengan adanya jembatan penghubung ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat. sekitar 4 jembatan penghubung yang rata rata panjang bentangnya sekitar 20 meter yang mungkin kedepan perlu untuk kita kaji, dan Insya allah kita akan usahakan dan akan kita ajukan hasil survei ini ke Bapak Bupati mudah-mudahan dapat segera terealisasikan.” tukas Iwan.

Belum lama ini Bupati mendapat oleh-oleh untuk warga Banyuasin saat Jalan-jalam ke Ibu Kota. Diantaranya Jembatan Rantau Bayur dalam waktu dekat Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR akan cek lokasi dan akan dibangun oleh Pemerintah pusat APBN 2020.

(Baca ; Jalan-jalam ke Ibu Kota Askolani Bawa Oleh-oleh Buat Warga Banyuasin).

Alhamdulillah ke semua pembangunan yang kita rencanakan itu akan segera berbuah hasil dan segera direalisasikan. Tahun 2019 ini akan direalisasikan perbaikan kerusakan jalan negara. Juga pelebaran Jalan Palembang-Betung mulai Kelurahan Sukajadi hingga ke Kelurahan Sukomoro. Yang jelas, ada banyak kabar gembira yang disampaikan oleh Pak Menteri saat rapat terbatas tadi,” ujarnya. Usai menghadiri undangan Rapat terbatas Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono, di Kantor Kementerian PUPR Jakarta Kamis (18/7/19)

Hadir pada kesempatan itu Gubernur Sumsel H Herman Deru,i Bupati OKI Iskandar, Bupati Empat Lawang Jongcik, Walikota Palembang Harnojoyo dan Walikota Lubuk Linggau Prana Sohe. Termasuk hadir Gubernur Provinsi Bangka Belitung,

Berikut Lima proyek dari Pemerintah Pusat
Kelima proyek pembangunan itu meliputi

1. Pembangunan lima jembatan di sepanjang Jalintim Banyuasin dituntaskan 2019 termasuk perbaikan kerusakan jalan dengan biaya APBN 2019.

2. Pelebaran Jalan Palembang-Betung dari Sukajadi sampai Sukomoro dikerjakan 2019 dan ditargetkan 2022 selesai sampai Betung.

3.Kemudian, pelebaran Jalan Kota Pangkalan Balai 7,5 Km tahun 2020 dibiayai APBN 2020.

4.Selanjutnya Jalan Tol Palembang – Musi Landas – Betung kembali dikerjakan kembali tahun 2019, dan hari Jumat besok Dirjen PU cek lokasi ditargetkan selesai 2020.

5. Serta Jembatan Rantau Bayur dalam waktu dekat Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR akan cek lokasi dan akan dibangun oleh Pemerintah pusat APBN 2020

Bagaimana Menurut Anda?