BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Pengadilan Agama Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin walau terbilang masih berusia sangat muda, dibentuk tahun 2018, namun PA Pangkalan Balai telah menoreh prestasi membanggakan menjadi PA terbaik ke 2 Nasional.
Bisa dicapainya prestasi tersebut, selain kerja keras serta inovasi yang dilaksanakan oleh jajaran PA Pangkalan Balai, juga tidak lepas dukungan besar Bupati Banyuasin H Askolani terkait gedung yang menjadi Kantor PA Pangkalan Balai sekarang dan fasilitas pendukung lainnya.
” PA Pangkalan Balai ini memang masih sangat muda dari segi usia, namun sudah berprestasi terbaik ke 2 Nasional dalam bidang pelayanan khususnya terbaik dekorasi dan kebersihan ruang sidang serta K3, ” kata Dr. HM. Zaini, SH., MH Wakil Ketua Pengadilan Agama Palembang dalam acara Kenal Pamit Ketua Pengadilan Agama Pangkalan Balai, dari Yusri, S.Ag.,M.H
Kepada Rifky Ardhitika, S.Hi., M.Hi.
Guest House Bupati Banyuasin, Senin (10/08/20).
Dan tentu keberhasilan semua ini tegas Zaini, tidak lepas dari dukungan dan fasilitasi yang telah diberikan Bupati Banyuasin H Askolani. Dan juga adanya kerja keras serta inovasi dari Ketua PA Pak Yusri dan jajarannya.
” Atas bantuan dari pak Bupati beserta jajarannya terhadap PA Pangkalan Balai kami sampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesarnya, “katanya.
Pada kesempatan ini, Zaini juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Banyuasin beserta jajarannya yang telah melaksanakan acara seremonial kenal pamit Ketua PA Pangkalan Balai tersebut.
” Saya juga ucapkan terima atas hibah tanah untuk pembangunan kantor Pengadilan Agama Pangkalan Balai yang di berikan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin, “katanya.
Ditambahkan Zaini, Pengadilan agama Pangkalan Balai ini bukan hanya untuk Permalasahan bercerai saja tapi juga masalah Sengketa lahan, masalah sengketa waris dan masih banyak lagi lainnya termasuk hal-hal yang berbasis syariah.
Bupati Banyuasin H.Askolani beraudiensi dengan Menteri Sosial RI Juliari Peter Batubara, di Gedung Kementerian Sosial Jakarta, Kamis (6/8/2020) kemarin. Kunjungan ini dalam rangka upaya Bupati Askolani untuk menarik anggaran pusat ke Kabupaten Banyuasin.
Dalam pertemuan tersebut yang berlangsung santai dan akrab tersebut, orang nomor satu di Banyuasin ini melaporkan pelaksanaan bantuan sosial dari Kementerian Sosial dan penyaluran BLT yang dibiaya Kabupaten dan bantuan pangan.
Momen ini juga dimanfaatkan, Bupati dengan minta Mensos untuk memberikan bantuan langsung tunai bagi KPM non DTKS, yakni warga miskin dampak covid yang mendapat bantuan BLT dari Bupati Banyuasin. Dan juga mengusulkan agar Kemensos juga memberikan bantuan sembako untuk masyarakat Banyuasin.
Dalam Audiensi ini, Bupati didampingi Sekda HM Senen Har, Kadinsos Alamsyah dan Kadis Pertanian Tanaman Pangan Zainudin.
Kepada Medsos, Bupati Askolani mengatakan dalam rangka penanganan dampak covid 19 di Kabupaten Banyuasin, selain mendapat bantuan sosial tunai (BST) Kementerian Sosial RI, Pemkab Banyuasin juga memberikan Bantuan Langsung Tunai yang didanai dari belanja tidak terduga (BTT) APBD Kabupaten Banyuasin tahun 2020 untuk selama tiga bulan terhitung sejak bulan April-Juni 2020 bagi KPM non DTKS yang saat ini sedang direalisasikan penyalurannya.
” Karena ada kebijakan pemerintah untuk menambah waktu penyaluran Bantuan Sosial Tunai dar 3 bulan menjadi 9 bulan, baik melalui Kemensos maupun Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Mengingat BST yang didanai dari BTT APBD Kabupaten Banyuasin hanya untuk tiga bulan, maka kami minta kepada Mensos agar dapat memberikan tambahan dana untuk penyaluran 6 bulan terhitung Juli-Desember 2020 bagi KPM non DTKS sebanyak 24.845 KPM, “katanya.
Bupati juga minta Mensos memberi bantuan tambahan program sembako perluasan untuk 10.842 rumah tangga (DTKS) dan rumah tangga miskin baru (Misbar/non DTKS) terdampak covid 19 di Kabupaten Banyuasin yang belum dapat Bansos dari Kemensos RI. Kemudian, ditambah 52.229 rumah tangga yang belum mendapat Kemensos yang tersebar di 21 Kecamatan.
Dikatakan Bupati, Bantuan sosial yang diberikan oleh Kemensos RI jumlah DTKS 91.780 Rumah Tangga atau 99.844 KPM.
Bantuan sosial sebelum Covid 19, PKH-BSP 28.423 KPM, dan BSP Non PKH 17.245 KPM.
Bansos pada masa Covid 19, tambahan PKH 4.891 KPM, Tambahan PKH tahap II, 2.650 KPM, tambahan PKH masih dalam proses verifikasi oleh pendamping PKH 8.181 KPM, perluasan BSP Sembako 16.444 KPM, Perluasan BSP Sembako tahap II 7.879 KPM, Bansos Tunai (BST) DTKS 15.872 KPM dan Bansos Tunai (BST) non DTKS 3.131 KPM.
” BLT BB yang Pemkab Banyuasin salurkan tahap 2 berjumlah 22.618 KPM, realisasi BLT Dana Desa tahap 3 ini realisasinya 41.801 KPM. Kemudian, bantuan pangan untuk 21 Kecamatan sebanyak 52.229 KPM, “terangnya.
Tidak hanya itu, Bupati juga minta Kemensos untuk menambah jumlah bantuan untuk pembangunan rumah tidak layak huni di 21 Kecamatan. ” Setiap desa atas kebijakan kami untuk membangun 5-10 rumah tidak layak huni setiap tahun melalui dana desa dan alhamdulillah saat ini sudah berjalan dan sudah dimanfaatkan masyarakat, “katanya.
Bupati Askolani juga mengundang Menteri Sosial untuk berkunjung ke Kabupaten Banyuasin.
Sementara itu, Menteri Sosial RI Juliari Peter Batubara menyambut baik usulan yang disampaikan oleh Bupati Banyuasin tersebut.
” Saya suka dengan Kepala Daerah yang mau jemput bola memberikan usulan langsung dengan menteri, ini tentu akan menjadi prioritas saya, “katanya.
Dalam kesempatan ini juga, Menteri Sosial memberi apresiasi atas kebijakan Bupati Banyuasin yang memberikan bantuan BLT Bantuan Bupati dan Bantuan Pangan Kepada masyarakat terdampak covid 19. ” Saya apresiasi atas BLT BB dan Bantuan pangan dari pak Bupati kepada masyarakat, ini kebijakan yang sangat membantu masyarakat ditengah wabah covid, terima kasih, ini sebuah komitmen pemimpin yang baik, “katanya.
Mensos juga menyambut baik undangan Bupati Askolani untuk berkunjung ke Kabupaten Banyuasin. ” Nanti kita jadwalkan untuk berkunjung ke Kabupaten Banyuasin, “tandasnya.
Bupati Banyuasin H Askolani menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat dimasa kepemimpinannya adalah hal yang utama. Pelayanan yang mudah, cepat dan bersahabat itu sangat di inginkan masyarakat maka hal itu selalu menjadi prioritas.
” Atas dasar pelayanan kepada masyarakat inilah, saya beserta jajaran Pemkab Banyuasin memberikan sejumlah fasilitasi terhadap PA Pangkalan Balai. Tidak hanya gedung beserta fasilitasnya seperti kendaraan dinas dan lainnya. Pegawai honorerpun kita bantu untuk bertugas di PA ini, “katanya.
” Dan syukur alhamdulillah, bantuan yang kita berikan ternyata membuahkan prestasi, tingkat nasional juga. Ini tentu sangat membanggakan sekali, “ucapnya.
Dan malam ini, kata Bupati Askolani, dirinta menyerahkan sertifikat tanah untuk pembangunan Kantor Pengadilan Agama Pangkalan Balai atas hibah Pemerintah Kabupaten Banyuasin. ” Insyaallah, Kantor PA satu komplek dengan Kantor Bupati Banyuasin, “katanya.
Bupati Askolani atas nama pribadi, Keluarga, Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Banyuasin mengucapkan selamat atas jabatan baru di Pengadilan Agama Pangkalan Balai yang baru, dirinya minta agar kerjasamanya dengan baik karena mengingat hubungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dengan Pengadilan Agama sangat baik selama ini.
Terutama dalam mendukung Pemkab Banyuasin dalam pelayanan Isbat Nikah Gratis, karena ini penting sangat membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan buku nikah. Buku nikah ini penting untuk pembuatan paspor, akte kelahiran dan sebagainya.
” Kami mengucapkan selamat jalan kepada Ketua Pengadilan Agama Pangkalan Balai yang lama atas kerjasamanya di Kabupaten Banyuasin dan kami mohon maaf Sebesar-besarnya atas salah dan kehilafannya, “harapnya.
Yusri, S.Ag., MH Mantan Kepala PA Pangkalan Balai mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Banyuasin beserta jajarannya telah membimbing selama 1 tahun 10 bulan menjadi Ketua Pengadilan Agama Pangkalan Balai.
“Terimakasih atas bantuan dan arahannya selama kami menjabat, “katanya
Sementara itu, Rifky Ardhitika, SH., M.HI Ketua Pengadilan Agama Pangkalan Balai mengatakan siap untuk terus bersinergi di Pemkab Banyuasin dan siap untuk mensukseskan program Banyuasin Bangkit Adil Sejahtera.
“Saya harapkan kerjasamanya dan mohon bimbingannya dari Bupati Banyuasin seluruh unsur pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam melaksanakan tugas karna ini merupakan pertama kali saya menjabat sebagai Ketua Pengadilan, “harapnya.
Hadir dalam acara ini Bupati Banyuasin, Ketua DPRD Banyuasin, Kapolres Banyuasin, Dandim Banyuasin, Kejari Banyuasin, Pengadilan Negeri Pangkalan Balai, Ketua TP.PKK Banyuasin, serta Kepala OPD Banyuasin.








