Tiga Organisasi Wartawan di Banyuasin Datangi Salah Satu Kantor Berita Setempat. Ini Alasanya

12.155 dibaca
Ketua PWI Banyuasin Diding Karnadi (kanan) menyerahkan surat klarifikasi kepada Pihak manajemen harian Banyuasin yang diwakili oleh Redaktur Pelaksana Amin Mukri S.Sos (kiri)
Ketua PWI Banyuasin Diding Karnadi (kanan) menyerahkan surat klarifikasi kepada Pihak manajemen harian Banyuasin yang diwakili oleh Redaktur Pelaksana Amin Mukri S.Sos (kiri)

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN-  Tiga organisasi Wartawan di Banyuasin yaitu PWI Banyuasin, SMSI, dan IWO Banyuasin mendatangi kantor berita Harian Banyuasin, Jum’at 18/03/22.

Kedatangan tiga Organisasi Wartawan di Banyuasin itu untuk Meminta pihak manajemen dari harian Banyuasin mengklarifikasi serta melakukan permintaan ma’af kepada rekan-rekan wartawan yang ada di Banyuasin. Terkhusus wartawan yang medianya melakukan kerjasama dengan Desa-desa di Banyuasin. pasalnya, berita yang telah diterbitkan dengan judul “Pembungkaman Media, Dinas PMD Banyuasin Bagi-bagi Kue Dana Desa Untuk Wartawan” dinilai tidak benar. Serta telah menyulut ketersinggungan.

Advertisement

“Sejauh ini wartawan yang medianya kerjasama dengan desa mengaku tidak merasa dibungkam. Oleh adanya dana desa. Walaupun medianya sudah kerjasama dengan desa, apapun fakta yang ditemukan dilapangan, mereka tetap beritakan. Baik diberitakan, jelek juga diberitakan, hal itu untuk perbaikan, selaku fungsi kontrol sosial”. Kata Diding Karnadi.

“Jadi, narasi seolah ada upaya pembungkaman terhadap media itu tidak benar. Sebab, baik di PMD maupun organisasi PWI, SMSI maupun IWO tidak pernah melarang maupun mengintervensi pemberitaan yang akan diterbitkan maupun yang telah diterbitkan di media yang punya kerjasama dengan desa.” Sambung Diding.

Termasuk, Narasi di berita bahwa Dinas PMD seolah Bagi-bagi kue, kata Diding, dinilai oleh rekan-rekan wartawan juga tidak benar. sebab, apabila dana kerjasama yang dimaksud dalam berita itu diartikan kue. Maka itu didapatkan bukan dari Dinas PMD, melainkan dari Desa.

Dijelaskan Diding Rekomendasi dari tiga organisasi yang beredar itu hanya sebatas membagi wilayah kerja yang diketahui oleh PMD.

“Jadi rekan-rekan sangat menyesalkan adanya pemberitaan itu, karenanya mereka minta pihak manajemen melakukan klarifikasi serta melakukan permohonan ma’af” tandas Diding

Senada juga dikatakan Ketua SMSI Sumatri Aji, ia menambahkan. Bahwa pemberitaan yang diterbitkan harian Banyuasin dengan judul “Pembungkaman Media, Dinas PMD Banyuasin Bagi-bagi Kue Dana Desa Untuk Wartawan” telah melukai wartawan terkhusus yang medianya melakukan kerjasama dengan. Desa

“Kami nilai berita yang telah di terbitkan harian Banyuasin itu telah menimbulkan konflik interes, oleh karna itu kami harapkan pihak manajemen meninjau ulang penugasan terhadap wartawannya. Salain itu pihak manajemen melakukan permohonan ma’af” tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan ketua IWO Banyuasin. Ia juga mengaku menyesal dengan adanya pemberitaan itu, “Kami sangat menyesal dengan adanya pemberitaan tersebut. Kami minta harian Banyuasin mengklarifikasi tentang berita itu sekaligus melakukan permohonan ma’af”. Tegasnya.

Sebelum akhirnya diterima oleh pihak manajemen harian Banyuasin, puluhan wartawan ini sempat berorasi didepan kantor Harian Banyuasin.

Dengan maksud menyuarakan aspirasi kepada pihak manajemen harian Banyuasin agar melakukan klarifikasi terhadap berita yang telah diterbitkan. Sebab dianggap telah mencoreng dan merendahkan wartawan yang ada di Banyuasin.

Terkait ini pihak General Manager sekaligus Pimpinan Redaksi Harian Banyuasin Apriyanti SPd melalui Redaktur Pelaksana Amin Mukri SSos dalam  pemberitaannya telah melakukan klarifikasi dan permintaan ma’af.

Menurutnya Amin Mukri, berita yang diterbitkan tersebut tidak ada niat atau maksud menyinggung atau mendiskreditkan prosesi rekan-rekan wartawan yang bertugas di Banyuasin.

Kata Amin, hal ini hanyalah semata-mata sebagai kontrol sosial untuk instansi yang bersangkutan. Ia mengucapkan permohonan maaf, jika ada rekan-rekan jurnalis ada ketersinggungan terkait isi dari pemberitaan tersebut.

“Intinya kami tidak ada niat lain, apalagi mengecilkan, menjelekan atau melemahkan profesi rekan-rekan wartawan yang bertugas di Banyuasin,” ujar Amin Mukri didampingi Soni Harsono,

Tiga Ketua Organisasi Wartawan Banyuasin Datangi Dinas PMD

Usai mendatangi kantor berita Harian Banyuasin. Untuk minta klarifikasi terhadap pemberitaan yang telah diterbitkannya sehingga memantik ketersinggungan dari para wartawan yang medianya kerjasama dengan desa. Tiga ketua Organisasi Wartawan di Banyuasin ini juga mendatangi Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa)

Kedatangan Tiga Organisasi wartawan di kantor Dinas PMD itu diterima oleh Kepala Dinas PMD Banyuasin Roni Utama diwakili oleh Kepala Seksi keuangan dana Desa Parman

Diding Karnadi Selaku ketua PWI Banyuasin mengatakan, bahwa kedatangannya di Dinas itu bertujuan untuk meminta Kepala Dinas PMD Banyuasin meneruskan program kerja sama publikasi di Desa.

“Kita harapkan program publikasi desa tetap dilanjutkan pada tahun 2022 ini” kata Diding Karnadi.

Menurut Diding Banyak manfaat yang didapat dengan adanya program publikasi dana desa tersebut.

“Salah satunya adalah terkoordinirya wartawan. sehingga, dapat memudahkan komunikasi guna memudahkan proses publikasi” sambung Diding.

Senada juga dikatakan Ketua SMSI Banyuasin Sumantri Aji dan Ketua IWO Banyuasin Deni Irwansyah.

“Kami dari SMSI dan IWO juga sepakat agar kerjasama publikasi desa terus dilanjutkan”. Sahut kedua ketua organisasi wartawan di Banyuasin itu.

Kepala Seksi keuangan dana Desa Parman. mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera menyampaikan kehendak dari tiga organisasi wartawan itu. Untuk melanjutkan program publikasi dana desa.

“Prihal ini akan segera kita sampaikan kepada pimpinan” ujarnya.

Bagaimana Menurut Anda?