BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Keseriusan Bupati Banyuasin H Askolani Jasi SH MH untuk menekan kemiskinan dan menumbuhkan ekonomi kerakyatan membuahkan hasil.

Terbukti target Bupati Banyuasin dalam 5 (lima) tahun harus menumbuhkan 20.000 wirausaha/UMKM berhasil dalam waktu 3 (tiga) tahun kepemimpinan beliau dimana di tahun ketiga sudah tumbuh 21.000 UMKM/wirausaha di bumi Sedulang Setudung ini.
Tidak ini saja bupati banyuasin melalui Dinas Koperindag telah bekerjasama dengan Lembaga Keuangan baik Perbankan maupun non Perbankan telah berhasil menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebanyak 975 milyar rupiah untuk 19.782 debitur (data 9 Desember 2022).
“Keberhasilan ini telah berhasil menekan angka kemiskinan banyuasin 2022 mencapai angka 10%, ini juga merupakan sumbangsih dari pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui UMKM yang telah di dukung berbagai pihak, kita berharap sampai akhir Desember 2022 dapat mencapai 20.000 debitur dengan penyaluran KUR melebih angka 1 Trilyun rupiah, agar rakyat banyuasin meningkat sejahtera”.ungkap Bupati Banyuasin.
Kepala dinas koperindag Ir Erwin Ibrahim ST MM MBA bersama kabag ekonomi Dra Lela Nasaruddin mewakili bupati banyuasin menerima penghargaan dari gubernur Sumatera selatan di kantor OJK regional 7 Sumbagsel palembang, mengatakan “kita melalui TPAKD (Tim Percepatan Akselerasi Keuangan Daerah) berhasil bekerja untuk merealisasikan target target indikator kinerja utama (IKU) bupati sesuai visi misi beliau dan alhamdulillah bupati banyuasin mendapatkan penghargaan berhasil menyalurkan KUR ke 11.000 UMKM dan pelajar banyuasin, ini capaian di triwulan kedua 2022 sedangkan triwulan 4 kita telah berhasil menyalurkan sebanyak 19.782 UMKM, kita akan terus melibatkan multipihak guna menumbuhkan ekonomi kerakyatan ini”, pungkas erwin.
Hadir pada acara rakor TPAKD, sekretaris daerah prov sumsel Ir Supriono, ketua OJK regional 7 Untung Nugroho, ka opd prov sumsel, karo ekonomi prov sumsel, sekda kab/kota, ka opd kab/kota dan Kabag ekonomi setda banyuasin Nurlela.










