Wujudkan Kerja Cerdas, Ketua RT dan RW Berijazah. Oknum Guru Ini Untuk Apa Berijazah???

11.458 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Program Bupati Banyuasin dan Wakil Bupati Banyuasin seperti Banyuasin cerdas dan Kerja Cerdas nampaknya tidak mendapatkan dukungan penuh dari tenaga pendidik yang ada di Kecamatan Banyuasin III, Khususnya Kelurahan Pangkalan balai.

Hal tersebut terbukti saat Lurah Pangkalan balai menginginkan para Ketua RT dan RW berpendidikan minimal SMA, namun hal tersebut tidak berlaku bagi Warga RT 41 RW 11 Kelurahan Pangkalan balai Talang kebang.

Advertisement

Keinginan Lurah Pangkalan balai tersebut dimentahkan oleh oknum Guru yang mengajar di SDN 33 Talang kebang, berinisial SR. Sebab menurutnya Ijazah tidak penting yang penting Kerja, dan bekerja.

“Alhamdulillah Kelurahan Pangkalan balai telah melaksanakan berbagai rangkaian pesta Demokrasi di Kelurahan Pangkalan balai, sebab untuk SK RT dan RW di Kelurahan Pangkalan balai telah usai 31 Desember lalu, untuk Ketua RT 41 yang lama itu tidak memenuhi syarat, kita ingin penyegaran, maka dari itu kami ingin mendapatkan pengganti Ketua RT 41 yang baru, kecuali A. Kosim ini.”Ucap Lurah Pangkalan balai ketika memberikan pesan kepada masyarakat RT 41 waktu lalu.

Hoiri Nawawi mengatakan, bahwa pihaknya cenderung ingin Ketua RT 41 pengganti Kosim adalah Suntoro, salah seorang Ketua KTNA Kecamatan Banyuasin III.

“Sebenarnya saya lebih cenderung dan setuju kepada Suntoro karena pengalamannya, dan link nya sebab Suntoro ini juga aktif di KTNA,”Ujarnya.

Sementara itu, Sri rejeki salah seorang Tenaga Pengajar yang ada di SDN 33 Talang kebang ketika menjawab usulan Lurah Pangkalan balai mengatakan menurutnya tidak perlu berijazah kalau tidak ada kinerjanya.

“Sebenarnya kami masih ingin RT yang lama, memang syarat harus tamat SMA, namun apa guna tamat SMA kalau kinerja di lapangan tidak ada, bukankah kami memilih pemimpin untuk memajukan Kampung, keinginan kami seperti Presiden Jokowi yang hanya memberdayakan Susi Pudjiastuti, “Katanya.

Menanggapi hal tersebut, beberapa Warga yang berada di Talang kebang mengeluhkan pemahaman oknum guru tersebut, sebab mereka khawatir anak-anak mereka yang belajar di SDN 33 Talang kebang tersebut tidak memiliki semangat untuk bersaing dan berkompetisi dalam segala kegiatan.

“Kaget juga kami dengar pernyataan tenaga pengajar seperti itu, semestinya posisi dia sebagai guru berada di tengah-tengah apa lagi PNS itu Netral mengenai Politik , kalau seperti ini kami pesimis menyekolahkan anak kami di SDN 33 ini, sebab kemungkinan anak-anak kami tidak mendapatkan Semangat dalam bersaing dan berkompetisi baik didalam maupun di luar Kampung ini, “Ucapnya.

Lurah Pangkalan Balai, Tidak Ingin Menunda-nunda Pekerjaan

Dirinya juga berpendapat, bahwa guru yang ada di Talang kebang mesti di berikan penyegaran serta pemahaman oleh Dinas terkait agar dapat menyampaikan Program Dinas Pendidikan khususnya Banyuasin Cerdas.

Pemerintah Kelurahan Pangkalan balai Gelar Rakor Bersama RT dan RW

“Saya rasa Dinas Pendidikan dapat memberikan teguran dan nasihat kepada guru ini, agar Program Banyuasin cerdas bisa terwujud dengan baik dan sukses,”tegasnya.

Bagaimana Menurut Anda?