Saat Musda Muhammadiyah Dan Aisyiyah , Riduan Hayattudin: Semua Hadir, Pemkab Banyuasin Menghargai Kami

17.595 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Pengurus Daerah Muhammadiyah dan Pengurus Aisyiyah Kabupaten Banyuasin menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Ke-5 dan Ke-IV, kegiatan dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuaraan (SMK) Muhammadiyah Pangkalan balai.

Kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuasin, Camat Banyuasin III, Ketua PW Muhammadiyah Sumsel, Kapolsek Pangkalan balai, Danramil 430/01 Kodim 0430 Banyuasin. Kegiatan berjalan aman dan kondusif dengan diisi berbagai kegiatan khas Muhammadiyah, seperti menyanyikan Lagu Mars Muhammadiyah, Lagu Mars Aisyiyah, serta pertunjukan atraksi silat tapak suci putera Muhammadiyah.

Advertisement

Muhammadiyah Ke-5, Amirunas. S. PD, Musyawarah Muhammadiyah Ke-5 dan Aisyiyah Ke-IV telah diselenggarakan, dan Musda Muhammadiyah Ke-5 dan Aisyiyah Ke-IV di Sumsel merupakan Musda Perdana Kabupaten Banyuasin yang melaksanakan.

“Peserta yang hadir, 307 orang. Alhamdulillah semua hadir, terima kasih kami ucapkan,”Katanya. Minggu, 12/02/23.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuasin, H. Slamet Soemosentono. SH. Mengatakan Musda Muhammadiyah Ke-5 dan Aisyiyah Ke-IV ini merupakan Bukti sinergi Pemkab dengan Perserikatan insyaallah bisa mendukung dan membangun visi dan misi Bupati Banyuasin dan Wakil Bupati Banyuasin.

“Selamat bermusyawarah Muhammadiyah Ke-5 dan Aisyiyah Ke-IV, semoga menghasilkan pemimpin yang tepat, menghasilkan program kerja semuanya bisa membesarkan Kabupaten Banyuasin dan mencerahkan Sumsel.”Katanya.

“Proses Musda saya harapkan tidak terjadi konflik sesuai dengan Semboyan Kabupaten Banyuasin, Sedulang Setudung artinya Adem ayem, Guyub dan Harmonis.”Tandasnya.

Terpisah, Ketua PW Muhammadiyah Sumsel, Riduan Hayattudin mengapresiasi  Kehadiran Peserta dan Tamu undangan yang ada di Kabupaten Banyuasin.

“Semua hadir, artinya Pemerintah Kabupaten Banyuasin cukup antusias dalam menghargai organisasi, kami warga Muhammadiyah sangat mengucapkan Terima Kasih sekali atas kehadiran semua elemen.”Katanya.

Ditambahkannya, Banyuasin telah membuktikan dengan tema yang ada, memajukan Banyuasin, mencerahkan Sumsel, dengan menjadi pionir menggelar Musda lebih cepat.

“Sejarah, Kedekatan dengan Wakil Bupati Banyuasin sudah tidak diragukan lagi, ciri khas kami dengan orang Jawa timur sudah ada, Muhammadiyah tidak bisa besar dan sukses tanpa adanya sahabat-sahabat semua, sebab berpegangan dengan ajaran Nabi Muhammad SAW, Rasulullah bisa berhasil membawa Islam karena kekompakan para sahabatnya. Seperti Abu Bakar, Usman, Umar dan Ali serta sahabat lainnya.”Jelasnya.

Dirinya berpesan, semua calon yang mengikuti musda agar tetap mengedepankan kekompakan dan kebersamaan

“MaknaMusyawarah adalah evaluasi, sekilas kita melihat kebelakang, kita koreksi apa yang terjadi selama ini, harapan kita berjalan cepat tidak berjalan ditempat, namun berjalan maju.”Ujarnya.

“Saya kira para Calon sudah siap, sudah mengerti Muhammadiyah, dan merujuk pada Al-Qur’an Surat Al-Baqarah Ayat 148 Fastabiqul Khoirot, makna Fastabiqul Khoirot merupakan perjuangan bersama, tidak ada konflik, tidak ada kecewa dan dendam siapa yang maju dan siapa yang tinggal, semua demi ibadah kepada Allah SWT.”Tegasnya.

Bagaimana Menurut Anda?