BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Warga Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Mengeluhkan byarpet listrik yang terjadi selama satu minggu ini.
Juandi, Warga Sembawa mengatakan akibat dari Byarpet PLN Pangkalan balai tersebut kegiatan di sekolah menjadi terhambat karena pelajar yang mengikuti ujian menggunakan komputer.
” Di Sembawa Mati lampu terus sudah 6 hari ini. Mati lampunya lama sekali. Akibatnya kami warga banyak mengalami kerugian, semua tugas dan pekerjaan menjadi terhambat,”Ucap, Juandi. Warga Lalang, Kecamatan Sembawa. Ketika di Bincangi, Senin. 20/3/23.
Ditambahkan Juandi, sebagai tenaga pengajar dirinya merasa kasihan dengan anak didiknya karena tidak maksimal dalam menjalankan ujian yang diberikan oleh sekolah.
“Kasihan kami anak SMK Karya, Kami ujian pakai komputer rencana dari senin sampai jumat jadwal ujiannya, Pukul 08.00 Pagi sampai jam 12 siang. Gara-gara . Lampu mati jdwal molor sampai Senin besok, (Hari ini, red) Itupun setiap hari byarpetnya ini tadi sampai jam 3 sore anak-anak ujian,”Keluhnya.
Senada dikatakan oleh, Novisa Ibu rumah tangga yang berada di Desa Lalang, Kecamatan Sembawa, dirinya mengeluhkan byarpet yang terjadi di Kecamatannya, sebab ikan yang ada di Kulkas, Televisi dan alat elektronik lainya mengalami kerusakan.
“Bahan makanan saya mengalami kerusakan akibat Listrik Byarpet ini, ikan menjadi busuk, sayuran rusak, hingga saya merasa rugi apa lagi saat ini harga-harga sembako mengalami kenaikan,”Katanya.
Dirinya juga mengeluhkan, akibat Listrik Byarpet anak-anaknya yang tengah mengenyam pendidikan di bangku SMA sering tidak bisa belajar secara maksimal.
“Benar dikatakan oleh Juandi, anak saya sering mengerjakan tugas di rumah menggunakan komputer, saat ini anak-anak belajar sudah menggunakan elektronik, sering tugas yang mereka buat hilang dan memulai dari awal lagi, kalau seperti itu anak-anak kami bisa stres tugas yang mereka kerjakan tidak selesai-selesai, sedangkan tugas yang mereka buat sudah di tunggu di sekolah, apa lagi saat ini mereka tengah ujian sekolah,”Ucapnya.
Dirinya berharap, pihak PLN Pangkalan balai untuk memikirkan dampak yang dialami oleh pelanggan.
“Tolonglah pihak PLN, pikirkan kami yang selalu rutin membayar ini, berikan hak kami dalam menikmati listrik yang normal, “tukasnya.
Sementara itu, untuk mendapatkan keberimbangan berita ini, pihak PLN Ranting Pangkalan balai belum ditemui.










