Solihan ; Korban Di Jalan Rusak Itu Sudah Ada, Ini Korbannya

12.257 dibaca
Kondisi Jalan Akses Desa Bengkuang, Dusun Pandan yang memprihatinkan sepanjang 100 Meter

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Sebanyak 600 Kepala Keluarga yang berasal dari Desa Bengkuang, dan 400 Kepala Keluarga yang berasal dari Dusun 4 Pandan, Desa Lubuk Lancang mengeluhkan kondisi Jalan satu-satunya yang mereka lalui selama bertahun-tahun.

Terlihat dari pantauan, Jalan Penghubung antara Desa Bengkuang dan Dusun Pandan Desa Lubuk Lancang ini, mengalami kerusakan sepanjang 100 Meter lebih, dengan kondisi tanah yang sudah sangat dalam.

Advertisement

Masyarakat dari Desa Bengkuang dan Dusun Pandan ini berdoa agar tidak terjadi hujan, sebab bila jalan andalan mereka di guyur hujan, semua aktivitas penting mereka menjadi lumpuh.

Solihan, Kepala Desa Bengkuang ketika ditemui mengatakan, pihaknya sudah berusaha melakukan pelaporan, usulan, ke Pemerintah Propinsi Sumsel, agar mereka mendapatkan pembangunan yang sama di Kabupaten Banyuasin.

“Tidak bisa ngomong lagi saya, untuk jalan itu sampai-sampai saya tidur di Kantor Gubernur, Alhamdulillah kita mendapatkan bangunan, tetapi hanya didepan saja namun di titiknya tidak di bangun,”Kata. Solihan, Kepala Desa Bengkuang. Ketika dibincangi. Rabu, 5/4/23.

Ditambahkannya, untuk saat ini pihaknya berharap ada investor, pengusaha yang memiliki kemampuan untuk melakukan perbaikan jalan mereka tersebut.

“Jalan ini merupakan jalan andalan kami, anak-anak sekolah, warga membawa hasil kebun seperti karet ke Palembang, kemudian warga yang hendak ke Rumah Sakit, pernah terjadi anak di dalam kandungan meninggal karena mobil yang membawa pasien tidak bisa berjalan,”Keluhnya.

Dirinya berharap, Pemerintah Propinsi Sumsel untuk dapat melihat kondisi jalan yang mereka lalui agar tidak ada lagi korban Ibu hamil di Jalan tersebut.

“Tentu saya berharap agar kita mendapatkan keadilan sosial yang sama meski kita hanya sedikit, namun keselamatan jiwa harus diutamakan, kita tidak ingin dengan kondisi jalan yang hancur seperti ini terdapat korban jiwa lagi, Ibu Hamil yang meninggal saat hendak di bawa ke Rumah Sakit, Janin yang meninggal didalam Kandungan karena kehabisan oksigen didalam rahim ibunya, Kalau berharap di Kabupaten Banyuasin kita tidak bisa ngomong sudah lama sekali jalan kita ini begini tetapi sampai saat ini masih seperti ini, “harapnya.

Salah satu warga yang berkunjung ke kediaman keluarganya yang ada di Desa Bengkuang Er (45) mengatakan, sangat tidak wajar Desa yang dekat dengan Ibu Kota Kabupaten Banyuasin kondisi Jalannya sangat memprihatikan.

“Sedih saya kalau kadang terdengar saudara sakit disini, kondisi jalannya sulit dilalui, saya tidak percaya sih kalau jalan akses ini dekat dengan Ibu Kota Kabupaten Banyuasin Kondisinya memprihatinkan,”Ucapnya.

Dirinya juga menyayangkan, Pejabat Pemkab Banyuasin diduga terkesan diam dengan kondisi Jalan yang dilalui oleh masyarakat tersebut, apa lagi sudah ada korban jiwa.

“Ya saya dengar Kepala Dinas Pekerjaan Umum orang asli Daerah sini, tapi kok Jalan akses ini belum ada perbaikan, kasihan sama masyarakat apa lagi sampai ada korban jiwa informasinya, “tegasnya.

Bagaimana Menurut Anda?