BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN – Perjalanan seorang ibu bersama putri kecilnya yang semula berlangsung biasa berubah menjadi mimpi buruk. Saat melintas di Jalan JP Nusantara, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, keduanya menjadi korban aksi pencurian dengan kekerasan (curas) yang dilakukan dua pria bermotor.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Ketika korban mengendarai sepeda motor bersama anak perempuannya, dua pelaku datang memepet dari arah samping. Salah seorang pelaku kemudian mengacungkan sebilah pisau, membuat korban panik hingga terjatuh bersama anaknya.
Dalam hitungan detik, pelaku membawa kabur tas selempang milik korban yang berisi perhiasan emas, kartu ATM, kartu identitas, dan STNK. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp105 juta.
Laporan korban langsung ditindaklanjuti Unit Reskrim Polsek Talang Kelapa. Serangkaian penyelidikan dilakukan hingga akhirnya polisi berhasil mengidentifikasi salah satu pelaku.
Pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, petugas berhasil menangkap pelaku berinisial R.I. (31) di kawasan Kecamatan Gandus, Kota Palembang.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Banyuasin IPTU Abu Bakar, S.H., mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen Polres Banyuasin dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menindak tegas setiap pelaku tindak pidana. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindak kejahatan,” ujar IPTU Abu Bakar.
Dari tangan pelaku, polisi menyita dua unit sepeda motor yang diduga digunakan saat beraksi, yakni Honda Beat warna hitam dan Suzuki FU warna pink.
Saat ini tersangka telah diamankan di Polsek Talang Kelapa untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih memburu kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi begal tersebut.










