Udin Balik Lapor Setelah Ditangkap Polisi

10.758 dibaca

MUARAENIM, Buanaindonesia.com- Rismaludin alias Udin (38), warga Dusun I Desa Sumber Mulya Kecamatan Lubai yang ditahan pihak kepolisian sejak Selasa (4/08/2015) lalu, karena diduga melakukan pengancaman kepada pegawai dan sekuriti PTPN VII balik melapor sebagai korban pengeroyokan kemarin.

IMG_20150811_202620Dengan didampingi kuasa hukumnya dari LBH Palembang Eki Syahrudin dan Ipan Widodo, Udin melaporkan tiga orang pegawai pihak PTPN VII masing-masing Eri Tonang selaku Askep Afdeling V PTPN VII, serta Ketut dan Edi masing-masing sekuriti di perusahaan tersebut.

Advertisement

Laporan tersebut menurut Udin karena merasa dirinya menjadi korban pengeroyokan para pelaku. Namun malah dirinya yang ditahan polisi karena kasus pengancaman yang dilaporkan oleh pihak PTPN.

Kuasa hukum korban, Eki Syahrudin usai mendampingi klienya melapor mengatakan, dalam kejadian yang terjadi Selasa (4/08/2015) di kawasan Pematang Tebing Slawi Kecamatan Lubai tersebut,klien dia yang menjadi korban. Namun malah, dalam perkara tersebut malah klien dia yang menjadi pelaku dengan tuduhan pengancaman.

“Setelah kami pelajari dan berembuk, kami sepakat melapor balik, karena klien kami dalam kejadian tersebut justru dikeroyok oleh mereka (pelapor),”jelasnya.

Dalam kejadian tersebut Udin selaku korban pengeroyokan para pelaku mengalami cidera dibagian kepala, bahu dan kaki. Namun para pelaku yang mengamankan klien mereka malah melaporkan jika mereka diancam oleh korban.

“Saat itu banyak saksi yang melihat, namun klien kami yang langsung diincar hendak diamankan oleh sekuriti perusahaan tersebut dan sempat dikeroyok untuk itulah kami melapor balik,”tandasnya.

Kejadian yang dialami klien mereka menurutnya berawal dari kasus sengketa lahan antara warga desa dengan pihak perusahaan. Karena lahan yang terletak di desa tersebut saat ini dikelola oleh pihak PTPN dengan ditanami karet tanpa ganti rugi. Sementara warga mengklaim tanah tersebut adalah tanah mereka.

“Saat itu klien kami bersama warga yang lain sedang membersihkan lahan kebun karet tersebut dan berencana menyadap karet yang menurut mereka ada di lahan milik mereka,”ucapnya.

Bagaimana Menurut Anda?