Ada Proyek Power Plant 35.000 MW, ini Yang Dilakukan Banyuasin

10.895 dibaca
Akhmad Rosyadi selaku Kabid Prasarana dan Sarana Utilitas, Disperkimtan Banyuasin

BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Terkait proyek kelistrikan Power Plant 35.000 MW yang dicanangkan pusat, Dinas Perumahan, Kawasan, Pemukiman dan Lahan (Disperkimtan) Banyuasin mendukung program tersebut.

Hal itu seperti yang disampaikan Akhmad Rosyadi selaku Kabid Prasarana dan Sarana Utilitas, Disperkimtan Banyuasin, saat ditemui sejumlah awak media di ruangannya, Senin (10/4).

Advertisement

“Kami dari pihak pemerintah, tentunya sangat mendukung mega proyek tersebut. Artinya, proyek tersebut menjamin tidak ada lagi krisis listrik di Indonesia. Seperti di Banyuasin kondisi sering padamnya aliran listrik tentunya sangat berpengaruh besar pada bidang-bidang yang lain secara ipoleksosbudhankamdikkes,” paparnya.

Untuk di Banyuasin, lanjutnya, terkait masalah listrik, yaitu sering padamnya aliran, Plt Bupati Banyuasin, SA. Supriyono sudah meminta kepada PLN dan Disperkimtan Banyuasin untuk melakukan tindakan sebagai langkah antisipasi sering padamnya aliran.

“Pak Supriyono (Plt Bupati Banyuasin -red) memerintahkan agar segera membuat selebaran soal tanam tumbuh yang mana ranting pohon mengganggu jaringan listrik untuk ditebang. Perintah Plt Bupati Banyuasin diteruskan ke camat-camat di Banyuasin untuk segera disebarkan ke pemdes mereka,” terangnya.

Katanya, Pak Supriyono juga meminta di 2017 ini, Banyuasin harus terang, selain tidak lagi ada pemadaman, juga lampu jalan kabupaten maupun jalintim wilayah Banyuasin terang benderang. “Sehingga tidak ada lagi kesan seram dan rawan. Di tahun ini, kami bekerjasama dengan PLN menanam serat optik, sehingga realitas Banyuasin Terang akan segera terwujud,” ungkapnya.

Bagaimana Menurut Anda?