Lagi, Ada Orang ‘Dimasa’ Karna Dicurigai Akan Menculik Anak

12.764 dibaca

BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Sial dialami Iin (30)  warga Desa terusan dalam kebupaten Ogan Komering  Ilir (OKI), Sumsel. Harus menahan sakit atas luka-luka akibat di massa warga Desa Terlangu Kecamatan Banyuasin III  Kabuapten Banyuasin, Sumsel, Iin  di massa oleh warga, karena diduga kuat hendak melakukan penculikan. Beruntung masa tidak sampai menghabisinya.

Informasi yang berhasil dihimpun, periatiwa itu terjadi pukul 14:30 wib, Senin, 10/04/17. Bermula saat sobri warga setempat. pulang dari menyadap karet, melihat ada orang asing Dengan tingkah lakunya sangat mencurigakan,

Advertisement

“Dia mengendap-endap di dekat anak-anak yang sedang bermain. saat ditanya dengan tingkah lakunya, orang asing tersebut mengaku hendak membeli buah pinang, tapi tidak menghampiri pemilik buah pinang, melainkan mengendap-endap didekat anak-anak bermain. karena curiga akan menculik anak, kemudian orang asing tersebut dibawa ke balai desa. Tapi ketika melihat orang ramai, orang itu kabur. dan dikejar oleh warga, hingga terjadilah amuk massa,” Ucap Sobri, Salah satu saksi mata saat dibincangi BUANAINDONESIA.COM Selasa (11/04/17).

Dari pengakuan orang tersebut, kata Sobri, orang itu masuk ke Desa bersama tiga orang temannya. dua Laki-laki dan satu perempuan, dengan diantarkan melalui mobil warna putih.

Sementara itu, Ahmad Tarmizi, Sos, Pjs Kades Desa Terlangu, Kecamatan Banyuasin III membenarkan adanya aksi amuk massa oleh warganya. Namun demikian dirinya tidak mengetahui persis. Sebab saat kejadian sedang tidak ada di tempat

“Saat itu saya sedang berada di Kantor Dinas BPMD. kemudian, saya ditelpon oleh warga, bahwa ada orang asing di Desa dengan gelagat mencurigakan , “Ucapnya.

Dikatakannya, dari pengakuan orang asing tersebut bahwa Orang asing tersebut mengaku ingin membeli buah pinang,

“Ya dari pengakuaanya dan keterangan warga saya bahwa orang tidak dikenal tersebut hendak membeli buah pinang, Namun tidak membeli buah pinang, setelah dilepaskan oleh warga, orang asing tersebut mengendap-endap disekitaran rumah sekdes yang banyak anak-anak bermain. Karena curiga dengan tingkah laku orang asing tersebut, warga beramai-ramai menangkap dan membawa ke balai desa, melihat warga ramai, terduga berlari dari hadapan warga, “nah dengan spontan ratusan warga menghajar orang asing tersebut, “ujarnya.

Dirinya menambahkan bahwa aksi main hakim sendiri yang dilakukan oleh warganya tersebut tanpa ada perintah dari pihak manapun.

“Saya tidak bisa berkata apa-apa kalau warga bertindak, sebab mereka spontan saja, karena mereka khawatir dengan pemberitaan yang sudah banyak di media massa dengan adanya isu penculikan, namun saya tegaskan dari kejadian ini saya akan efektifkan terus Siskamling ” imbuhnya.

Terpisah, Kapolres Banyuasin AKBP. Andri sudarmadi, Sik. MH. Melalui Kapolsek Pangkalan balai, IPTU. M. Bayu, A. Sik. membenarkan adanya salah seorang warga yang diduga hendak menculik anak-anak. Dari warga Desa Terlangu, Kecamatan Banyuasin III.

“Jadi betul kepala desa telangu menyerahkan seorang warga yang dari pengakuan Kepala Desa dan saksi, terduga Iin ini warga Desa Terusan Dalam Kabupaten OKI yang dicurigai oleh wrga, hendak menculik anak-anak, dengan berpura-pura mau membeli buah pinang”ucapnya.

Dilanjutkannya, Pihaknya belum bisa menyimpulkan motif dari seorang warga yang dicurigai hendak menculik anak-anak tersebut.

“Untuk Dugaan sementara, belum ada, karena warga emosi saja dan kita belum bisa menyimpulkan orang yang bersangkutan ini mau melakukan apa barang berharga warga juga belum ada yang hilang, untuk selanjutnya kita akan hubungi pihak keluarganya yang ada di Kabupaten OKI. Dan kemudian terduga Iin ini kita kembalikan”tukasnya.

Bagaimana Menurut Anda?