MUARAENIM, Buanaindonesia.com – Tragis menimpa Nanda (6), bocah tersebut tewas dengan batok kepala bagian kiri pecah setelah motor Supra tanpa flat nomor yang dikendarai ibunya Sadaria (42), warga Desa Gumai Kecamatan Gelumbang Muara Enim bertabrakan dengan bis Marlin yang dikendarai Pahrul (36), warga Desa Muara Karang Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang Nopol BG 7102 S.
Korban Sadaria saat itu membonceng dua orang anaknya yakni Nanda (6) dan Agnes (12). Korban Sadaria mengalami luka robek dahi kanan, patah pergelangan tangan kanan dan Agnes mengalami luka memar paha kanan. Keduanya di rawat intensif di Puskesmas Gelumbang. Sedangkan Nanda tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah batok kepala bagian kiri pecah.
Kejadian yang membuat heboh warga setempat dan kaget pengendara lain tersebut, terjadi di jalan umum Palembang – Prabumulih Desa Sigam Kecamatan Gelumbang Muara Enim, sekitar pukul 15.15 Wib, Selasa (09/02).
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sopir bis Marlin melintas dari arah Kota Prabumulih menuju Palembang. Tiba-tiba sepeda motor honda Mega Pro Nopol B 6174 FIU yang ada didepannya dikendarai oleh Purnomo (15), warga Desa Sigam Kecamatan Gelumbang langsung berbelok ke kanan. Dan terjadi senggolan, sehingga menyebabkan pengendara sepeda motor tersebut terbalik dan mengalami luka lecet disekujur tubuh.









