BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Dampak dari wabah Covid-19 yang saat ini melanda Indonesia membuat semua sektor perekonomian melemah, tak pelak. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta betuah, Kabupaten Banyuasin. Sumsel, mengalami defisit (Penurunan) anggaran untuk beroperasi, dari itu pihak PDAM Tirta betuah berencana akan melaksanakan penagihan terhadap pelanggan yang belum membayar agar PDAM Tirta betuah tetap bisa beroperasi meski ditengah pandemi saat ini.
Bupati Banyuasin Kunjungi Pasar Pangkalan Balai Sosialisasi New Normal Covid-19.
“Kita berencana akan melakukan penagihan terhadap pelanggan yang belum bayar, kita minta kerjasama mereka agar kita bisa beroperasi dan para karyawan tetap menerima gaji dari hasil mereka membayar air yang kita alirkan kerumah mereka,” Ucap, Direktur PDAM Tirta Betuah Sir hartini. SE, Ketika dibincangi, Senin (08/06/20).
Sri menambahkan, pihaknya melakukan penagihan terhadap pelanggan meskipun ditengah wabah Covid-19 karena hal tersebut untuk operasional di PDAM Tirta betuah karena PDAM mengalami penurunan pendapatan.
“Ini kita lakukan untuk operasional kita, sebab anggaran yang kita punya sudah minus sekali, sebab saat ini PDAM mengalami Penurunan pembayaran mencapai 60% Saat ini pelanggan yang bayar hanya 30 %, semoga para pelanggan bisa mengerti dan ada kerjasama yang baik demi kelancaran bersama, dan pelanggan kita minta untuk mengangsur pembayaran mereka,” ujarnya








