Anggota TNI Jadi Korban Pemalakan dan Pengeroyokan

14.402 dibaca
Anggota TNI Jadi Korban Pemalakan dan Pengeroyokan
para tersangka pemalak

MUARA ENIM, Buanaindonesia.com –
Para pelaku kejahatan nampaknya sudah tidak memiliki ketakutan lagi dalam melancarkan aksinya. Terbukti, salah seorang anggota TNI AD berinisial H (34), warga Bukit Agung Dusun II Desa Keban Agung Kecamatan Lawang Kidul Muara Enim menjadi korban pemalakan dan pengeroyokan sejumlah pemuda.

Beruntung para tersangka yang berjumlah enam orang berhasil diamankan jajaran Polsek Lawang Kidul. Adapun keenam tersangka adalah Danil Wijaya (28), Ridiansyah (35), Feri Agus Saputra (20), Diki Setiawan (20), Wilmar Sanjaya (21) dan Sepli Arianto (28). Semua tersangka merupakan warga Desa Darmo Kecamatan Lawang Kidul. Kini keenamnya telah diamankan di Mapolsek Lawang Kidul.

Advertisement

Dari kejadian tersebut, korban mengalami korban mengalami luka memar dibagian pinggang sebelah kiri, luka robek dibagian bawah mata sebelah kanan serta luka memar dibagian lengan sebelah kanan. Dan Korban kehilangan kunci kontak beserta STNK mobil Grand Max Pick Up Nopol BG-9194-DK.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Minggu (29/05/2016) menyebutkan bermula pada Kamis (26/05/2016), sekitar pukul 24.00 Wib, korban melintas di Jalan Lintas Baturaja Desa Darmo dari Desa Pulau Panggung Kecamatan Tanjung Agung Muara Enim dengan mengendarai mobil Grand Max pick up, setibanya ditempat kejadian mobil yg dikendarai korban diberhentikan dan dipalak oleh para pelaku.

Kemudian korban turun dari mobil dan secara tiba-tiba pelaku menendang pinggang korban sebelah kiri sebanyak satu kali, sedangkan pelaku yg lainnya melempar dengan menggunakan batu hingga kemudian korban berlari meninggalkan mobilnya untuk menyelamatkan diri.

Lalu sekitar pukul 00.30 Wib, korban yang sebelumnya menelpon rekannya untuk dijemput di Desa Darmo, setelah rekannya datang korban bersamanya mendatangi tempat kejadian untuk mengambil mobil korban, dan pada saat itu korban mendapati kaca depan mobil pecah serta ban belakang sebelah kanan pecah ditusuk benda tajam, kunci kontak mobil yang sebelumnya tertinggal dimobil beserta STNK mobil grand max pick up dengan Nopol BG-9194-DK yang disimpan dalam dompet gantungan kunci kontak telah hilang.

Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto Sik didampingi Kabag Ops Kompol Zulkarnain Sik dan Kasubag Humas Iptu Arsyad melalui Kapolsek Lawang Kidul AKP Yosef Rizal membenarkan kejadian tersebut.

“Saat ini kita telah mengamankan para tersangka dan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif,” terangnya.

Bagaimana Menurut Anda?