BANYUASIN, BuanaIndonesia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Brimob Polda Sumsel, Minggu, 04 September 2016 mendadak mendatangi rumah dinas Bupati Banyuasin dan langsung melakukan penangkapan terhadap tiga Pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.
Ketiga pejabat tersebut adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin Firmansyah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin Umar Usman dan seorang Kepala Bagian di Lingkungan Pemkab Banyuasin yang belum diketahui identitasnya.
Ketiga pejabat pemerintah itu dijemput anggota KPK saat menghadiri acara pelepasan keberangkatan haji Bupati Banyuasin. penangkapan tersebut dibenarkan oleh beberapa orang yang saat itu tengah menghadiri acara pelepasan Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian yang rencananya akan pergi untuk melaksanakan ibadah haji.
Informasi mengenai penangkapan ketiga pejabat tersebut didapat dari seseorang berinisial A yang juga merupakan Staf dilingkungan pemerintahan Kabupaten Banyuasin.
Saat buanaindonesia.com mencoba mencari kebenaran kabar penangkapan tersebut, seorang asisten yang ada dirumah dinas Sekda Kabupaten Banyuasin mengatakan Sekda sedang tidak ada ditempat.
” Beliau hari ini tidak mampir kerumah, namun beliau ada menghadiri acara syukuran Bupati yang mau berangkat ke tanah suci, setelah itu beliau tidak mampir lagi mungkin sudah pulang ke Palembang,” ucapnya.
Informasi yang berhasil dihimpun Para pejabat itu dibawa ke Polda Sumsel untuk selanjutnya diterbangkan ke Jakarta.
Sementara itu Sekretaris Daerah kabupaten Banyuasin, Firmansyah saat dimintai keterangan usai diperiksa di Polda Sumsel membenarkan adanya penangkapan tersebut.
Dirinya pun mengaku ikut dibawa ke Polda berbarengan dengan Bupati Banyuasin. Namun ia mejelaskan, dirinya tidak akan diikutkan untuk terbang ke Jakarta.
“Ya benar, tapi saya tidak tau mengenai masalah apa.” Tukas Firmansyah.










