Pejabat Banyuasin Yang Terkena OTT KPK Berjumlah Lima Orang

18.962 dibaca

PALEMBANG, Buanaindonesia.com – Dalam hasil Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan di Kabupaten Banyuasin tadi siang, Minggu 4 September 2016, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya memberangkatkan lima orang menuju Jakarta. Satu dari Kelima orang itu adalah salah seorang Kontraktor. Diterbangkan Ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 119 S. Yang akan berangkat dari palembang Sekitar pukul 19.30 WIB.

Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian saat memasuki Bandara Sultan mahmud Badarudin II untuk diterbangkan ke Jakarta
Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian saat memasuki Bandara Sultan mahmud Badarudin II untuk diterbangkan ke Jakarta

Sesuai yang tertera dalam tiket, Lima Orang yang diterbangkan ke Jakarta itu antara lain. Achmad Taufik Husain, Anton Ferdian, Harun Al Rasyid, Kirman, dan Sutaryo.

Advertisement

Informasi yang berkembang Achmad Taufik, adalah salah satu pejabat di Dinas Pendidikan. Anton Ferdian adalah Bupati Banyuasin, Harun Al Rasid adalah salah satu kepala Bidang di Dinas pendidikan Kabupaten Banyuasin. Kirman, Adalah salah satu Kontraktor, sedangkan Sutaryo adalah Kepala Bidang di Dinas pendidikan.

Bupati Banyuasin Yan Anton ditangkap di Rumah Dinas saat acara Selamatan menjelang keberangkatannya ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji yang direncanakan pada rabu tanggal 07/09/15.

Penangkapan ini diduga terkait Dana Alokasi Khusus dan dana Rehab Sekolah di Dinas Pendidikan kabupaten Banyuasin. Senilai kurang lebih 21 Milyar

KPK sendiri rencananya akan memberi keterangan resminya pada hari ini senin (05/09/15). Pagi.

Sementara itu Yan Anton Ferdian tidak banyak berkomentar saat dimintai keterangan oleh para Awak media. Yang terlontar dari mulut Bupati adalah musiba. “Ini Musibah” singkat Yan Anton saat turun dari mobil Brimob sembari bergegas menuju ruang bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang untuk diterbangkan ke Jakarta.

Bagaimana Menurut Anda?