Berkat Kerja Keras, Lima Pemain Futsal Banyuasin Dilirik Fauzi

13.499 dibaca
Uda Rahmad saat menyerahkan tropy juara kepada Tim Plasma Kecamatan Banyuasin II, 21 januari 2018.

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Gelaran turnamen Futsal Fauzi Cup yang diadakan oleh Fauzi Toldo, telah usai dengan diikuti oleh 23 tim pilihan dari 3 Kecamatan; yaitu Kecamatan Banyuasin III, Kecamatan Betung dan Kecamatan Suak tapeh.  Dari 23 tim tersebut, lahirlah 3 tim terbaik yang menjadi juara.

Turnamen tersebut dilaksanakan guna mencari bibit pemain futsal yang nantinya dapat dilibatkan dalam ajang-ajang bergengsi di Nusantara, salah satunya di Liga Pelajar Propinsi yang akan segera digelar.

Advertisement

“Dari zona ini kita mendapatkan lima pemain terbaik yang menurut kami, dari skil dan cara bermainnya mumpuni. Di antaranya, pemain Luba FC 3 Orang, dan Siantar FC 2 orang. jumlahnya 5 pemain.” ucap Fauzi seusai pertandingan, 21 januari 2018.

Dirinya berharap, para pemain tidak hanya bermain disaat ada turnamen saja, namun terus giat melatih skil.

“Ya, tentunya harapan saya sebagai pencari bakat di Sumsel ini, pemain futsal tidak hanya bermain di saat ada turnamen saja, namun terus melatih skil mereka dan giat berlatih. Kemungkinan setelah ini, kita akan laksanakan turnamen kembali dengan tujuan yang sama di lapangan futsal Garuda, Palembang” lanjut Fauzi.

Sementara menurut Uda Rahmad, pemilik lapangan Venus, mengatakan senang atas turnamen yang dilaksanakan oleh Fauzi Toldo, sekaligus pemain yang bertanding diambil untuk diajak bermain di Liga Pelajar.

“Ya, kita senang atas turnamen ini, sebab pemuda mempunyai kegiatan positif yang jauh dari pengaruh narkoba, dan pergaulan lainnya,” ucap Uda Rahmad.

Dirinya mengatakan, turnamen futsal jangan hanya dilaksanakan satu kali, namun harus intens agar para pemain dapat mengaplikasikan skil mereka, juga dapat jauh dari perbuatan yang tidak mendidik.

“Kita sebagai pemilik lapangan ini, selain senang juga akan berbenah dari kondisi lapangan yang saat ini masih kurang dari kata bagus. Insyaallah ke depan akan kita benahi, dan saya apresiasi sekali kegiatan ini dan kalau bisa dilakukan terus agar para pemain lupa akan pergaulan bebas, namun terus mengasah bakat mereka dengan adanya kompetisi” pungkas Uda Rahmat.

Bagaimana Menurut Anda?