Bupati Askolani Hadiri Harlah ke-24 Ponpes Bahrul Ulum Tanjung Lago, Dorong Cetak Generasi Muda Berakhlak Mulia

272 dibaca

​BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN- Suasana hangat dan penuh kekhusyukan menyelimuti Halaman Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Selasa malam (22/9/2026). Ribuan jamaah bersama tokoh masyarakat berkumpul dalam Pengajian Umum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Hari Ulang Tahun (Harlah) ke-24 Madrasah dan Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

​Momen bersejarah ini terasa makin istimewa dengan hadirnya Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH. Kehadirannya tidak hanya membawa dukungan moral bagi dunia pendidikan Islam di Tanjung Lago, tetapi juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat syiar agama dan kualitas pendidikan karakter generasi muda.

Advertisement

​Dalam kunjungan tersebut, Bupati Askolani didampingi sejumlah pejabat jajaran Pemkab Banyuasin, antara lain Staf Ahli Bidang Infrastruktur, Ekonomi dan SDA Setda Banyuasin Dr. H. Salni Pajar, S.Ag., M.Hi, Kepala BPBD Banyuasin Reza Agust Perdana, SE., MM, Kabid Kerjasama Desa Dinas PMD Banyuasin Yasir Darojat, SE., SH., MM., serta Kabid IKP Diskominfo Banyuasin Titin Yariyanti, S.Pd., M.Si.

​Di hadapan para santri dan wali santri, Askolani menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap dedikasi Ponpes Bahrul Ulum yang selama lebih dari dua dekade tak lelah mencerdaskan anak-anak bangsa di Bumi Sedulang Setudung.

​“Saya secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Banyuasin mengucapkan selamat ulang tahun ke-24 untuk Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Teruslah mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia. Mari terus bersinergi mewujudkan Banyuasin Religius,” ungkap Askolani.

​Rasa haru dan syukur juga terpancar dari Pimpinan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Muliasari, KH. Muhammad Sholih Qusdi, M.Pd. Ia menyampaikan terima kasih yang mendalam atas kepedulian Bupati Banyuasin yang berkenan meluangkan waktu di tengah padatnya agenda pemerintahan.

​KH. Muhammad Sholih menuturkan bahwa perjalanan 24 tahun Ponpes Bahrul Ulum bukanlah hal yang mudah. Berbagai dinamika dan tantangan zaman terus dihadapi demi menjaga kualitas pendidikan para santri.

​“Memasuki usia ke-24 tahun, tentu banyak tantangan yang telah kami lalui, baik dalam penyelenggaraan pendidikan maupun proses tumbuh berkembangnya Bahrul Ulum hingga bisa berdiri kokoh seperti hari ini,” jelasnya.

​Ia pun menegaskan komitmen pesantren untuk terus berbenah dan bertransformasi mengikuti perkembangan zaman tanpa menghilangkan akar nilai-nilai keislaman.

​“Ke depan, Ponpes Bahrul Ulum akan terus mengembangkan sistem pendidikan yang makin bermutu dan relevan dengan kemajuan pendidikan nasional di Indonesia,” tambahnya optimistis.

​Acara peringatan yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan siraman rohani dan ceramah agama yang disampaikan oleh Pengasuh PP Tambak Beras Jombang, KH. Muhammad Idris Djamaludin, yang mengajak seluruh jamaah meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Bagaimana Menurut Anda?