Bupati Banyuasin Dan Wakil Bupati Patok Tanah Warga Desa Pangkalan Panji

12.869 dibaca

SPANDUK MEDIA. dari banyuasinBUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Bertempat di GOR Desa Pangkalan Panji Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin telah dilaksanakan giat Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas).

Hadir dalam kegiatan, Bupati Banyuasin, H. Askolani,SH. MH, Wakil Bupati Banyuasin, H. Slamet Soemosentono, SH. Kepala BPN Muji burohman, SH. M.Si, Kepala BPBD Kabupaten Banyuasin, Ir. Alpian. MM, Dandim 0430 Banyuasin, Agus Suwanto. ST. Camat Banyuasin III, Santo. S. Sos. M.Si. Kapolsek Pangkalan balai, Samingun, S. IP . Kepala Desa Pangkalan Panji, Amir syamsir. Kabag Tapem Pemkab Banyuasin, Pujianto, Kabag Protokol Pemkab Banyuasin, Hasan Asari, S. IP.

Advertisement

“Hampir di setiap Desa memiliki masalah sengketa lahan, nah dengan gerakan pemasangan batas merupakan jawaban dari permasalahan yang terjadi selama ini, Pemkab Banyuasin siap mendukung.”Ucap, Bupati Banyuasin ketika menyampaikan sambutan, Jumat.3/2/23.

Masih dikatakannya, Pemasangan harus dipastikan pemiliknya benar-benar orang yang memiliki agar tidak menimbulkan masalah baru,

“Pemasangan patok tidak sembarangan, sebab menggunakan koordinat. Walaupun secara fisik dirubah, namun titik koordinat tidak bisa berubah.”Ujarnya.

Ditambahkannya, Pengurusan Sertifikat mesti bayar, sesuai dengan Peraturan, namun bila itu warga kurang mampu harus dibantu,

“Bupati Banyuasin dan Wakil Bupati Banyuasin sepakat untuk proses pembuatan Sertifikat dengan meringankan biaya warga tidak semuanya, harus selektif.”imbuhnya.

Bupati Banyuasin berpesan, untuk masyarakat yang ingin mengajukan pinjaman ke bank menggunakan surat tanah mereka harus digunakan sebaik mungkin agar uang yang didapat berkembang secara baik. “Gunakan untuk usaha produktif, jangan digunakan untuk hura-hura,”tukasnya.

Kepala BPN dan ATR Kabupaten Banyuasin, Muji burohman. SH. M. Si. mengatakan pihaknya melakukan Penyerahan sertifikat 140 Persil di Desa Pangkalan Panji,

“Desa Pangkalan Panji dialokasikan lebih banyak sertifikatnya, mudah-mudahan semu warga Des Pangkalan Panji semua memiliki sertifikat tanah, “Ucapnya.

Selain di Kecamatan Banyuasin III, Muji menjelaskan Kecamatan terbanyak ada di Kecamatan Rambutan wilayah yang memiliki Sertifikat terbanyak.

“Mudah-mudahan tidak ada lagi mafia tanah yang ingin mencaplok tanah, bila masih ada maka akan ada tindakan hukum dari Pemerintah sesuai petunjuk dari Menteri BPN dan ATR,”Tegasnya.

Bagaimana Menurut Anda?