Dapat Kunjungan Tim TIK, MAN I Banyuasin Diminta Berbagi Informasi Dengan Media Massa

16.793 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Tim Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Subbaghumas, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, kunjungi MAN 1 Banyuasin (Mansaba), dalam rangka evaluasi Teknologi Sistem Informasi (TSI), kegiatan Jurnalistik siswa, dan pemilihan Duta Inmas, Jum’at (30/11/18).

Kepala Mansaba Nely Septiana, M. Pd. I, Saat menerima Kedatangan tim TIK yang dipimpin oleh M. Akhfasi, S. Kom ini, mengucapkan terima kasih, telah didatangi Tim TIK  dalam rangka melakukan evaluasi dalam implementasi TSI di Mansaba, untuk tahun 2018. “Mansaba siap mengikuti evaluasi tahunan, yang dilaksanakan oleh Kanwil Kemenag Sumsel, diantaranya dengan menyiapkan dokumen-dokumen yang terdapat dalam lembar formulir evaluasi TSI dan Kehumasan 2018 Kemenag Sumsel”, ujarnya.

Advertisement

Dikatakannya, Diantara dokumen yang ada di Mansaba, terkait komponen utama dalam pengelolaan TIK, berupa sarana dan prasarana TIK, Surat Keputusan (SK) tim pengelolah TIK, dan anggaran pengelolaan TIK, laporan kondisi perangkat TIK yang ada di Mansaba, “Yang sangat penting dalam publikasi informasi, dalam rangka menangkal informasi Hoax, kita juga memiliki 5 buku kontrol informasi publik, yang terdiri dari buku registrasi, buku verifikasi, buku digitalisasi, buku upload, dan buku publikasi”, tutur Nely.

Ditegaskannya, Semua hal yang berkenaan dengan publik, dibukukan sebagai bentuk pertanggungjawan kebenaran informasi. Oleh karena itu, Mansaba juga menetapkan melalui SK mengenai website, e-mail, grup chating, facebook, twitter, dan youtube resmi milik Madrasah, “Semua yang keluar dari Madrasah dalam bentuk informasi publik, kita catat dan bukukan, agar jika terjadi kesalahan informasi, dapat dilakukan klarifikasi dan perbaikan”, tandasnya.

Sementara itu M. Akhfasi selaku tim evalusi, mengharapkan agar Mansaba tetap komitmen dalam penataan informasi publik, dengan menerapkan aturan yang sudah ditetapkan dalam petunjuk teknis (juknis). “Publikasi informasi sudah bagus, untuk press release agar setelah dipublikasikan, disampaikan juga kepada lembaga press seperti wartawan, agar informasi ini bisa diberitakan di Koran, dan juga jika ada pihak luar ingin informasi dapat diberikan cetakannya”, pungkasnya.

Bagaimana Menurut Anda?