BANYUASIN, Buanaindonesia.com– Lelang lebak lebung di Kecamatan Banyuasin I pada tahun ini meningkat dari Rp 3.600.000 menjadi Rp 7.850.000. Meningkatnya nominal lelang ini disebabkan minat pengemin untuk mendapatkan objek yang dilelang juga meningkat. Setidaknya, dari 13 objek yang dilelang, 10 objek terjual sementara tiga objek sisanya tak menarik minat pengemin lantaran objek yang dilelang tak sebanding dengan jumlah ikan dan udang yang ada.
Camat Banyuasin I, Abdul Jadil SPd MSi melalui Kasi Pemerintahan Desa, Nawawi Kodir menjelaskan jika pada tahun ini jumlah lelang meningkat sangat signifikan. Tentu saja hal ini sangat positif mengingat, meski ada tiga objek yang dilelang dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini tidak terjual, namun secara nominal hasilnya sangat memuaskan.
“Lelang kemarin sebesar Rp 7.850.000 meningkat dari tahun 2014 yang lalu, yang hanya Rp 3.600.000. Kenapa bisa meningkat, salah satu faktornya yakni banyaknya pengemin yang berminat dengan objek yang dilelang. Karena mereka menilai tahun yang lalu cukup berhasil dan menguntungkan,” terang Nawawi, Rabu (9/12).
Lantas, terkait tiga objek lelang yang tidak laku terjual yakni di Desa Perajin dan Marina Ilir, Nawawi menjelaskan jika pengemin mengaku jumlah ikan ataupun udang di tiga titik objek lelang itu sangat sedikit, bahkab hampir tidak ada. Maka dari itu sejak dua tahun terakhir ini tidak laku terjual.
“Yang tidak terjual itu objek sungai dari Arisan Besak sampai denvan Parit Puaka Mulia dan dari Parit Pusaka Mulia sampai dengan Sungai Jeruk Borang, keduanya berada di Desa Perajjn. Dan satu lagi di Kelurahan Mariana Ilir, objek keliling Pulau Salah Nama. Ini sudah dua tahun tidak laku,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk objek yang terjual yakni, dari buntut Pulau Borang sampai dengan Sungai Arisan Besar di Desa Pematang Palas terjual Rp 1,1 juta tahun sebelumnya hanya Tp 550 Ribu. Kemudian Sungai Pasir Belido sampai dengan Sungai Pulau Anyar di Desa Pematang Palas terjual Rp 2 juta dari tahun sebelumnya hanya Rp 350 ribu. Sungai Pulau Anyar sampai dengan Muara Sungai Kumbang sebesar Rp 1,5 juta meningkat dari tahun sebelumnya Rp 750 ribu. Selanjutnya objek Sungai Muara Kumbang sampai dengan PT UPAI terjual sebesar Rp 150 ribu dari tahun sebelumnya Rp 250 ribu.
Di Desa Merah Mata ada empat objek lelang, masing-masing Sungai Kedukan Lama sampai dengan Sungai Jawi Merah Mata sebesar Rp 800 ribu turun dari tahun sebelumnya Rp 850 ribu. Kemudian dari Sungai Penyengat sampai dengan Sungai Kedukan Merah Mata Rp 400 ribu naik dari sebelumnya Rp 300 ribu. Dari Sungai Bekem sampai dengan simpang empat kanal Desa Merah Mata Rp 600 ribu naik dari sebelumnya Rp 500 ribu. Selanjutnya dari Sungai Bengkuang sampai dengan Sungai Kedukan Lama Rp 250 ribu dari tahun sebelumnya naik Rp 200 ribu.
“Ada lagi dua objek di Desa Pulau Borang yakni dari Sungai Batang sampai dengan Sungai Jeruk Kiri Selat Borang Rp 500 ribu dan dari Sungai Batang sampai dengan Buntut Pulau Borang terjual Rp 450 ribu. Keduanya harga terjualnya sama dari tahun sebelumnya,” pungkasnya.
Editor: Juan







