Diamuk Si Jago Merah, Puluhan Rumah di Semende Rata dengan Tanah

2.609 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUARA ENIM – Si jago merah mengamuk di Bumi Tugu Tubang Semende, tepatnya di Desa Gunung Agung Kecamatan Semende Darat Tengah (SDT) Kabupaten Muara Enim. Tercatat ada sebanyak 22 rumah warga ludes terbakar rata dengan tanah.

Peristiwa yang membuat panik warga  Semende tersebut, terjadi sekitar pukul 09.30 Wib, Selasa (09/10/2018), tepatnya di Dusun 1 Desa Gunung Agung Kecamatan SDT Muara Enim.

Berdasarkan pantauan, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 Wib, setelah Tim Pemadam Kebakaran dari Pemkab Muara Enim bersama warga setempat saling bahu membahu memadamkan api.

Diketahui dari peristiwa tersebut tidak menelan korban jiwa. Namun, kerugian materiil mencapai milyaran rupiah, karena harta benda dan barang berharga milik warga tidak bisa diselamatkan lagi.

Mengetahui adanya kebakaran di tanah kelahirannya, Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah SH beserta rombongan langsung meninjau ke lokasi kebakaran.

Khairlani (48), salah seorang warga Semende saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa kejadian kebakaran yang terjadi di pagi hari tersebut diduga bersumber dari rumah salah seorang warga berinisial TW.

Namun, sambung Khairlani, belum diketahui penyebab kebakaran tersebut karena saat kejadian rumah dalam keadaan kosong ditinggal penghuninya ke tempat saudara yang lagi sedekahan.

“Adapun rumah yang terbakar yakni milik Kamdi, Salmudin, Jepri, Jusira, Sapri, Mukramin, Muzamil, Irlan, Sarfudin, Zulikhsan/Tanmalaka, Ibrahim, Abashar, Amirudin,  Irman/Rusmala, Niswari, Isun, Yandi, Rizal,  Jumar, Dirman, Nibhawi, Jukman/Kadra,” terangnya.

Sementara rumah yang mengalami parah, sebut Khairlani, yakni rumah Zumrawi, Ramlon, Pahrudin, Jamran, H Yusup, Khalifa dan Mukson.

“Kita ucapkan terima kasih kepada pak Wakil Bupati yang langsung respon dengan mendatangi lokasi kebakaran di tanah kelahirannya Semende,” ucapnya.

Sementara itu, Camat SDT Syarifudin,  saat dikonfirmasi membenarkan telah terjadi kebakaran rumah di Desa Gunung Agung. Kemudian untuk korban kebakaran saat ini mengungsi di tempat tetangganya masing-masing.

“Ada sekitar 22 rumah panggung semi permanen milik warga hangus terbakar.
Kobaran api cepat membesar lantaran bahan bangunan milik warga rata-rata rumah panggung yang terbuat dari kayu. Ditambah lagi dengan kondisi cuaca panas dan hembusan angin kencang. Sehingga api cepat melahap puluhan rumah penduduk tersebut,” terangnya.

Diakui Camat, memang sudah ada satu  unit mobil pemadam di Kecamatan Semendo, satu unit  bantuan  dari OKU dan dua dari Pemkab Muara Enim. Akan tetapi karena  kondisi jalan sempit, banyak lobang menikung. Sehingga   sedikit menghambat laju kendaraan pemadam kebakaran.

“Untuk itu, kami berharap Pemkab Muara Enim kiranya armada mobil pemadam ini ditambah lagi, terutama untuk mobil suplai karena kalau mau didatangkan dari kota kabupaten memakan waktu yang cukup lama sementara kobaran api hanya hitungan detik bisa meluluh lantakkan materialnya,” harapnya.

Terpisah, Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kabag Ops Kompol Irwan Andesta didampingi Kapolsek Semendo AKP Nusirwan saat di konfirmasi membenarkan bahwa telah terjadi kebakaran di Semendo yang menghanguskan puluhan rumah milik warga.

“Kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa,  kemudian untuk total kerugian dan penyebab kebakaran belum bisa di pastikan karena masih dalam penyelidikan”. pungkas Irwan.

Bagaimana Menurut Anda?