BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN –Upaya pemerintah kabupaten Banyuasin agar bantuam untuk warga terdampak covid-19 tepat sasaran, terus dilakukan. Itu dibuktikan dengan datangnya pihak Kecamatan Banyuasin III bersama Bhabinkantibmas, Babinsa, Pol PP, idi Desa Rimba alai. Untuk mengecek data penerima BLT (Bantuan Langsung Tunai). karna, sempat diprotes warga.
“Kami heran kok kami tidak di data, dan ketika keluar datanya orang yang mampu. bahkan, yang sudah meninggal ada namanya,” Ucap salah satu sumber ketika di bincangi, Selasa. 21/04/20.
Dirinya meminta kepada pihak terkait untuk bersikap tegas atas kejadian teraebut sesuai dengan janji Bupati Banyuasin. “Diduga mereka ini melakukan pendataan sesuai kehendak mereka saja, tanpa ada Musyawarah Desa. Khusus bersama BPD, Musyawarah ini salah satu regulasi bagi Desa dalam penyaluran sehingga bisa tepat sasaran dengan adanya kemufakatan,” ujarnya.
Ditambahkannya, bahwa Mereka musyawarah itu, setelah ada protes dari warga, jadi pas dibacakan satu persatu hasil data perangkat desa Jum’at kemaren banyak yang dikeluarkan dan ada yang masuk baru. “Kalau tidak di protes oleh warga ke Kantor camat kemungkinan hal ini akan terus berjalan, maka data meraka itu tidak divalidasi lagi, sedangkan petugasnya diduga Kadus I dan Sekdes dan perangkat Desa, untuk Pj Kades sejauh ini informasi yang kita dapatkan jarang masuk ke sana, ” beber dia.
Sementara, Camat Banyuasin III. Yuni Khairani, M. Si. Melalui, Sekretaris camatnya Santo. S. Sos, mengatakan, kedatangannya bersama pihak terkait guna melakukan verifikasi terhadap nama-nama yang diusulkan “”Nah itu lah tadi diadakan rapat khusus, dengan seluruh warga masyarakat, atas dugaan perihal tersebut, dan hasilnya sudah sangat transparan dengan dilakukan verifikasi sesuai dgn Permdes no 6 tahun 2020,” Ucapnya. No
Santo menambahkan, pihaknya meminta masyarakat Banyuasin III agar menyampaikan masukan dan saran kepada mereka bila ada nama yang tidak sesuai menerima, sehingga bantuan tersebut tepat sasaran.
“Tadi saya sampaikan tolong diberi masukan apabila ada nama-nama yang tidak sesuai dengan usulan dari Pemerintah Desa dan siapa saja rumah tangga yang berhak menerima BLT tersebut tetapi blm terakomodir, silahkan di masukan, dan rapat tadi kita gelar secara terbuka, ” tukasnya.
Pj Kades Rimba alai, Dinanto. Ketika dihubungi via whatsapp belum membalas pertanyaan wartawan buanaindonesia.co.id








