Gegara Mobil Rusak Seorang Remaja ini Diduga “Disekap”, Hp Aplle 10 Rusak, IPhon dan KTP Dirampas

10.693 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Naas nasib dialami remaja wanita sebut saja bunga yang berasal dari Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Pasalnya. diduga gadis manis ini mengalami dugaan penganiayaan dari oknum Calon Ketua ILDI (Ikatan Langkah Dansa) kabupaten Banyuasin. Dugaan penganiayaan tersebut terekaman CCTV milik bibi korban.

Bunga menjelaskan bahwa kronologis kejadian bermula saat dirinya yang mendapatkan penganiayaan tersebut tidak sengaja membuat mobil Oknum Calon Ketua ILDI Kabupaten Banyuasin tersebut rusak karena ND yang mengendarai mobil tersebut searah mobil truck Pertamina yang disalip korban sehingga kaca spion sebelah kiri patah dan kap depan tergores.

Advertisement

Karna merasa mobilnya rusak Nd ditahan  dirumah pelaku. hingga berjam-jam sembari di lontari kata-kata tidak pantas .namun karna korban menjanjikan akan bertanggung jawab untuk mengganti rugi akhirnya dilepas.

Karna nyaris satu kali 24 jam korban tidak juga merealisasikan janjinya  akhirnya pelaku mendatangi rumah tempat  korban tinggal

Atas kejadian itu korban melaporkan ke pihak berwajib.”Awalnya saya (Korban-red) ini dekat dengan terduga pelaku penganiayaan tersebut, bahkan saya mengajari anak pelaku mengendarai mobil, tetapi ketika ada insiden tidak disengaja saya langsung dianiaya oleh pelaku, “Ucapnya ketika dibincangi.ditempat tinggal korban Jum’at (22/07/22)

Bunga menambahkan, upaya kekeluargaan telah dilakukan sebelumnya, agar kekeluargaan diantara mereka tetap terjaga namun tidak disangka kekerasan fisik diterima olehnya.

“Awalnya kami telah berupaya berkomunikasi dengan pelaku, namun sayang pelaku tidak mengindahkan, akibatnya saya mendapatkan kekerasan fisik terbukti dengan rekaman CCTV di rumah Tante saya “Ujarnya.

Menurut Bunga, setelah  mendapatkan kekerasan fisik dari terduga pelaku, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Banyuasin untuk meminta keadilan dengan bukti surat nomer Sttlp/B-96/V/2022/Sumsel/res/Banyuasin.

“Sayangnya hampir tiga bulan laporan kami untuk mendapatkan keadilan, pada tanggal 10 Mei lalu, belum ada kepastian. dengan ini kami meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera menindak lanjuti laporan kami” Tegasnya.

Untuk Kerugian sambung dia, yaitu Handphone Apple rusak, IPhon 10 di rampas oleh terduga Pelaku, KTP Korban di rampas oleh pelaku, mengalami luka di mata, tangan mendapatkan cakaran,

“kepala saya merasakan pusing, hingga kini merasa masih trauma dan merasa takut bertemu orang asing”.tandasnya

Sementara itu Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) ILDI Provinsi Sumatera Selatan Hj. Eryn Sukma S.H,S.E saat dimintai tanggapannya lewat pesat singkatnya membenarkan bahwa yang bersangkutan adalah anggota dari organisasi  ILDI Banyuasin.

“Secara Organisasi ybs (yang bersangkutan) benar merupakan ketua ILDI BA( Banyuasin red). Bukan calon tapi merupakan ketua” Tulisnya.

Sedangkan terkait dugaan penganiayaan terhadap remaja  itu menurut Ketua ILDI Provinsi Sumsel ini, tidak ada sangkut pautnya dengan organisasi.

“Sementara bila mana benar ada kejadian yang dimaksud, itu pribadi dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan organisasi”. Tukasnya.

Bagaimana Menurut Anda?