
PALEMBANG,Buanaindonesia.com – Kabut asap merupakan salah satu faktor resiko yang dapat mempermudah terjadinya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), yang harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama untuk mengendalikan dan menghilangkanya sehingga penyakit ISPA tidak meningkat

Mulyono,M.Kes, Kasi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengatakan kasus ISPA di Sumsel dua bulan terakhir ini, Agustus (5921) Kasus, – September (2674) kasus
“Belum terjadi peningkatan yang berarti, karena masyarakat sudah mempunyai pengetahuan tentang penyakit ISPA,” Kata Mulyono, usai rapat dengan DPRD Sumsel, Komisi V, Selasa 15 September 2015 di DPRD Sumsel.
Selanjutnya masih menurut dia, masyarakat sudah bisa mengenali dan menanggulangi sendiri sebelum dibawa ke puskesmas atau rumah sakit.
Menurut Mulyono, di Sumsel ini yang rawan kabut asap di Kabupaten/Kota, Banyuasin, Ogan Ilir, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir Muara Enim dan Palembang.
“Palembang hanya mendapat kiriman saja dari kabupaten lain. Dengannya banyaknya kiriman asap mengakibatkan Palembang terbanyak mengalami kasus penyakit ISPA,”ujarnya.
Dijelaskan, Untuk mengadakan pencegahan terhadap ISPA Dinas Kesehata Sumsel, sudah melakukan berbagai upaya “Telah membagikan masker Seratus ribu, simpang Charitas, Polda, DPRD, Jakabaring. Terminal, pasar dan sekolah,”pungkasnya. (Ward)







