Ditengah Pandemi, SKK Migas Bersama PT Medco E&P Indonesia Ajak Media Sinergi

25.687 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA – Pandemi yang melanda dunia termasuk Indonesia turut berpengaruh di salah satu perusahaan publik di​ Indonesia​ yang bergerak dalam bidang energi terintegrasi.

Akibat Pandemi Covid-19, banyak sekali perubahan pola hidup, pola kerja yang terjadi. Meski demikian ada satu hal yang tidak mungkin bisa dihindari yakni ketersediaan ketahanan energi nasional.

Advertisement

Hal itu disampaikan General Manajer PT Medco E&P Indonesia Zulkifli saat menjadi pembicara dalam webinar antara SKK Migas Sumbagsel, PT Medco E&P Indonesia bersama pemilik media dan wartawan di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan dengan Tema Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Saat Pandemi, Senin (14/12/2020).

“Kita diberikan amanah oleh negara dalam hal ini oleh SKK Migas untuk memastikan ketersediaan energi. Para industri tidak akan bisa berkembang jika energi itu tidak ada atau terganggu. Dengan segala problema yang kita hadapi dalam waktu hampir 1 tahun terakhir terkait kasus pandemik  lalu ditambah lagi dengan penurunan harga minyak yang sangat drastis sempat mengganggu operasi kita dilapangan,” Jelasnya.

Namun, hal itu menurutnya tidak mengurangi semangat untuk terus bekerja. Dengan protokol kesehatan yang sangat ketat, pengurangan aktifitas, memastikan pekerja dilapangan benar benar fit.

“Bagaimana Medco memastikan tahapan tahapan protokol kesehatan, bukan hanya saat bekerja malah sebelum bekerja kita ada karantina, tujuannya adalah agar operasional tidak terganggu,” Imbuhnya.

Selain itu, guna memaksimalkan operasional Medco, Zulkifli juga berharap adanya sinergi antara pihak perusahaan dengan pihak media. “Saling meng-Update apa yang sedang kita lakukan dan yang sudah kita lakukan,” harapnya.

Senada, VP Relations & Security Medco E&P, Drajat Panjawi dalam kesempatan itu mengucapkan terimakasih atas dukungan pemerintah dan institusi terkait, termasuk awak media yang telah mendukung operasional PT Medco sehingga dapat berjalan dengan baik.

“Ada target yang diberikan SKK Migas dan negara, kami akan bekerja keras untuk mencapai target tersebut. Acara ini merupakan komitmen PT Medco E&P dan SKK Migas Sumbagsel untuk selalu menjadi Mitra dengan wartawan di area operasi kami,” Pungkasnya.

Bukan hanya itu, PT Medco melalui Officer Manajer Community Relation and Enhancment PT Medco E&P Indonesia Robby Wijaya juga menjelaskan, meski disaat pandemi, PT Medco juga terus berkontribusi termasuk berinvestasi dalam peningkatan mata pencaharian masyarakat dan lingkungan untuk jangka panjang.

“Kita terus aktif mendukung dan berkontribusi pada pembangunan positif masyarakat lokal. Pembangunan masyarakat ini disesuaikan dengan kearifan lokal sumber daya alam, sumber daya manusia,” Jelasnya.

Melalui Webinar itu, Officer Manajer Community Relation and Enhancment PT Medco E&P Indonesia Robby Wijaya menjelaskan kontribusi Medco ditengah pandemi saat ini

 

Adapun arah pemberdayaan PT Medco kepada masyarakat diantaranya budidaya jamur, produksi madu hutan, budidaya karet organik yang mampu meningkatkan 40℅ produksi karet dan sudah berlangsung di 15 desa yang melibatkan 256 petani, suport infrastruktur seperti pembanguan jalan, membantu alat kesehatan, dan beberapa kearifan lokal lainnya.

Sementara, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Adiyanto Agus Handoyo mengatakan, meski dalam kondisi pandemi saat ini, SKK Migas bersama KKKS sangat peduli, berkomitmen serta memberikan pemahaman termasuk kepada stakeholder seperti media dan wartawan.

Komitmen menjaga ketahanan energi ditengah pandemi, menurutnya tidak mudah, karena semua merasakan dampaknya. “SKK Migas bersama KKKS berkomitmen untuk menjaga produksi nasional. Kita sudah tahu bahwa kita saat ini sedang defisit kebutuhan energi dan diminta untuk senantiasa menjaga agar kita dapat bebas dari gap tersebut,” Pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar sangat mengapresiasi kegiatan Webinar yang dilaksanakan SKK Migas dan PT Medco E&P Indonesia bersama media dan wartawan di Sumatera Selatan.

Berkaitan dengan tugas SKK Migas dan PT Medco terkait dengan ketahanan energi nasional, menurutnya peran media sangat penting. “Saya fikir peranan media sangat penting untuk mengawal, mendorong dan menjaga peran yang dilakukan oleh stakeholder terutama dari PT Medco dalam menjaga Ketahanan energi nasional,” Jelasnya.

Dengan demikian, Firdaus menghimbau kepada awak media termasuk wartawan untuk berperan aktif secara positif mendukung program kerja SKK Migas dan KKKS, guna menjaga ketahanan energi saat pandemi.

Bagaimana Menurut Anda?