Baru Satu Minggu Jalan Cor di Sekitar Pondok Pesantren ini Sudah Retak-Retak

5.763 dibaca
Baru Satu Minggu Jalan Cor di Sekitar Pondok Pesantren ini Sudah Retak-Retak
Baru Satu Minggu Jalan Cor di Sekitar Pondok Pesantren ini Sudah Retak-Retak
Saat Pengerjaan jalan cor di sekitar pondok pesantren

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA – Jalan Cor yang di lingkup Pondok Pesantren Assalam Desa Srigunung Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin ( Muba) Propinsi Sumatera Selatan saat ini kondisinya sudah pecah dan tetak-retak padahal umurnya belum sampai 1 minggu.

Pantauan wartawan Buanaindonesia. Co. Id di lapangan Jumat (18/12//2020 ). Cor ssmen yang dikerjakan PT Sumatera Karya Semesta ini, dibeberapa titik sudah tampak retak membelah Jalan dan pecah-pecah.

Advertisement

Bangunan cor yang menggunakan dana anggaran APBD-P (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah – Propinsi) tahun 2020 dengan nilai kontrak sebesar Rp 3.937.492.000,- dikerjakan Panjang Sekitar 1879.4 meter atau kurang lebih sekitar 2 Km dan lebar bervariasi ada yang 3.5 dan 4 Tebal 20 cm

Gianto Wicaksono (55), warga Dusun 04 Rt 03 saat di tanya wartawan mengatakan baru Kemaren pekerjaan pembangunan jalan Cor tersebut, umurnya belum sampai 1 minggu , akan tetapi kondisi jalan Cor saat ini sudah retak membelah jalan serta pecah-pecah, “diduga kurang air dan kurang semen. “. Katanya.

Masih di katakan Gianto Tokoh Masarakat Srigunung. pekerjaan proyek ini diduga kurang pengawasan dari pemerintah setempat atau pun ada unsur lain.

“Dugaanya, pengerjaanya tidak menjaga kualitas dan kwantitas. Demi meraup keuntungan lebih besar”. Tandasnya.

ia berharap Kiranya pemerintah setempat harus benar-benar memperhatikan serta memberikan pengawasan yang lebih ketat bila perlu memberi teguran terhadap pihak kedua yang di tunjuk yakni pelaksana pekerjaan “Pt .SUMATERA KARYA SEMESTA “. untuk benar-benar menjaga kualitas apa yang mereka kerjakan , agar apa yang mereka kerjakan dapat bertahan lebih lama, serta punya nilai di mata publik.

“untuk apa bila setiap tahun hanya mampu megeluarkan dana anggaran untuk Pekerjaan Peningkatan COR jalan, akan tetapi kualitas nya tidak sempurna dan tidak bermutu, bila kita tinjau lebih jauh , walaupun Jalan yang di bangun ini akan dilewati kendaraan ringan yang beban nya tidak terlalu berat yang melintasi, Belum di lewati saja sudah pada pecah dan retak ” tandasnya.

Disisi lain Pondasi Jalan atau Kelas C begitu masih lembek , jalan tersebut masih mengembang belum benar benar padat , masih kurang dalam pemadatan , dan Kontraktor seharusnya memadatkan lebih dahulu baru Pekerjaan pengecoran di kerjakan, Sarannya”.

Warga setempat Juga yang tidak mau di sebutkan , ketika di konfermasi oleh Media mengatakan ” Walaupun saya tidak mengerti dan tidak memahami tentang Pekerjaan Pengecoran Jalan yang dikerjakan olehnya, tetapi kalau matreal adukan yang di tumpahkan dari mobil molen seperti itu, kering dan kurang air, tentunya seperti apa hasil Pengecoran jalan nantinya, ya tentu akan pecah dan retak itu pasti, buktinya ada pekerjaan Cor Jalan yang sudah pada retak dan pecah-pecah.

Disisi lain, kepala Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin ( Muba) ketika di hubungi Lewat Hand Pon nya tidak pernah aktif.
(Kahar).

Bagaimana Menurut Anda?