Dituding Bangun Dinasti Politik, Mawardi Yahya Bantah Tegas

25.468 dibaca

OGAN ILIR, Buanaindonesia.com- Bupati Ogan Ilir (OI) Mawardi Yahya menolak atas tudingan kalau pengunduran dirinya dari jabatan sebagai Bupati OI merupakan bagian upaya membangun dinasti politik. Karena menurutnya pemilihan umum kepala daerah ini dilakukan atah dasar pemilihan suara terbanyak.IMG_20150624_015110

Mawardi menambahkan, istilah dinasti politik yang ditujukan kepada dirinya tidak tepat karena calon yang didukung petahana itu melalui proses pemilukada yang dipilih langsung oleh masyarakat. Sehingga orang nomor satu di OI menolak dikatakan membangun dinasti politik.

“Kalau ada yang pro dan kontra biasa, dalam satu keputusan pasti ada dua sisi tersebut. Itu hal sangatlah lumrah,” ujarnya kepada awak media  usai paripurna LKPJ lima tahunan, Selasa (23/6).

Dirinya memastikan, tidak ada jaminan calon yang didukung petahana itu menjadi pemenang dalam pemilukada. Hal ini terbukti di beberapa kabupaten kota yang ada di Sumsel.

“Contoh Pak Alex Noerdin yang memajukan anaknya di Pemilukada Muba. Apakah berhasil, tidak kan.berarti  tidak ada jaminan calon yang didukung petahana akan berhasil dan masih banyak contoh kepala daerah lainya,” ujar mawardi sembari tersenyum

Saya paling tidak mau berandai-andai, dan tetap mantap mau mengundurkan diri sekaligus memajukan anaknya  untuk ikut Pemilukada OI Desember nanti. 

“Saya pastikan akan memajukan Ahmad Wazir Noviadi sebagai calon bupati di Pemilukada mendatang. Untuk calon wakilnya kita lihat saja nanti siapa, masih melihat dan mensortir mana yang baik,” tegasnya.

Disela-sela kerumunan wartawan H Mawardi Yahya mengatakan, saya Rela mengundurkan diri lebih cepat sebelum masa jabatannya yang berakhir pada 22 Agustus mendatang.   Dan juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.

“Selama saya menjabat sebagai pemimpin Kabupaten Ogan Ilir. Tentunya banyak kepentingan pribadi maupun golongan yang saya lakukan. Pastinya, ada yang tidak berkenan. Maka dari itu, saya sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Karena, kebijakan yang saya lakukan selama ini, demi kemajuan Kabupaten Ogan Ilir,” tutur Mawardi Yahya, (yuh)

Bagaimana Menurut Anda?