

Dewan Perwakilan Rakyat kabupaten Banyuasin akhirnya menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan Kabupaten Banyuasin tahun anggaran 2016. Persetujuan itu ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua DPRD H Agus Salam dan Wakilnya yakni H Askolani, Heryadi dan H M Sholih serta Wakil Bupati SA Supriono, pada sidang paripurna, Senin, (26/9) sekitar pukul 09.30 Wib.
Sekretaris Dewan kabupaten Banyuasin Ismed Elmondo. Menyatakan, RAPBD P tahun 2016 yang telah diajukan oleh Pejabat Harian Bupati Banyuasin S A Supriono. Telah melalui pembahasan lalu dilaporkan dalam Paripurna.

“Setelah disetujui, selanjutnya PLh Bupati melakukan koreksi atas penyelesaian perubahan dan koreksi RAPBD-P Kabupaten Banyuasin tahun anggaran 2016, selaras dengan penyesuaian perubahan sebagaimana tertuang pada catatan yang terlampir pada berita acara ini. Untuk disampaikan kepada gubernur Sumsel untuk ditandatangani selambat-lambatnya tiga hari kerja setelah ditandatangani berita acara ini,”katanya Ismed.
Adapun, besaran dan komposisi dalam perubahan APBD Kabupaten Banyuasin tahun anggaran 2016 yakni Pendapatan Rp2.049.015.943.202,22, yang diambil dari PAD Rp102.348.323.821,00, dana perimbangan Rp1.617.278.982.709,00, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 328.388.636.671,22.Sedangkan, Belanja Rp 2.210.564.644.095,01dengan uraian belanja tidak langsung Rp 1.048.182.007.541,21 belanja langsung Rp1.162.382.636.553,80 surplu/ defisit Rp161.548.700.892,79.

Kemudian Pembiayaan diantaranya penerimaan pembiayaan Rp61.303.417.038,00 dan pengeluaran pembiayaan Rp88.653.516. 112,00 pembiayaan netto Rp27.350.099.074,00 Silpa Rp188.898.779.9666,79.Sementara, Wakil Bupati Banyuasin SA Supriono mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya setelah mendengar dan mendapatkan persetujuan dari DPRD Banyuasin dengan disepakati dan diselesaikan secara bersama sesuai aturan yang berlaku.Sebelumnya usul dan saran yang disampaikan komisi-komisi bertujuan dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pelayanan masyarakat kabupaten Banyuasin dengan responsif dan profesional. “Untuk evaluasi tim Prov Sumsel awal oktober,” tukasnya







