Dua Pelajar Ikut Ujian UN di Rutan

24.096 dibaca

OKU, Buanaindonesia.com – Ujian Nasional (UN tahun 2015/2016 dilaksanakan secara serentak mulai hari ini, merupakan hal yang telah dinanti oleh siswa SMA kelas XII, tak terkecuali oleh 2 orang siswa yakni AK dan AI siswa dari dua sekolah SMA yang berbeda. Dua siswa ini terpaksa harus mengikuti Ujian Nasional di dalam rutan kelas II B Sarang Elang Baturaja karna kasus hukum yang mebelit mereka. (Baca: Kepala Branch Operational Manager Bank Mandiri Baturaja Dikabarkan Menghilang)

(Baca: Tiga Hari Menghilang, BOM Bank Mandiri Cabang Baturaja Ditemukan Tewas)

Advertisement

(Baca : Polres Oku Ungkap Tewasnya Kepala Branch Operasional Manager Bank Bandiri Baturaja)

Diketahui AK merupakan salah satu Anak berhadapan Hukum yang di vonis 6 tahun karena terlibat dalam kasus pembunuhan Branch Operasional Manager (BOM) Bank Mandiri Cabang Baturaja, Yoppi Novrianto beberapa waktu lalu .

Meskipun suasana agak sedikit berbeda dari ruang ujian di sekolah pada umumnya dan dengan di awasi oleh guru dan di bantu oleh pihak rutan serta pihak P2TP2A , dengan tenang dan santai AK dan AI mengerjakan satu persatu soal Ujian Nasional.

Kepala Rutan kelas II B Sarang Elang Baturaja Chaerul Umri melalui Kasi Pelayanan Tahanan Ismaton yang ditemui diaela-sela kegiatan pengawasan ujian, Senin (4/4/2016) membenarkan ada 2 orang warga binaan rutan sarang elang yang mengikuti Ujian Sekolah.

“ kemarin kita menerima surat dari Dinas Pendidikan kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang meminta kita bahwa Ada dua warga binaan atas nama AK dan Al dari dua sekolah yang berbeda mengikuti ujian didalam rutan”. Ungkapnya.

Lanjut ismaton pihaknya sangat mendukung bagi warga binaan Rutan Sarang Elang yang mengikuti ujian,

“kita menyediakan satu ruangan yakni ruang rapat untuk digunakan oleh warga binaan melaksanakan ujian, sengaja kita khususkan supaya mereka bisa tenang dan nyaman mengikuti ujian”. Ujarnya.

ketiga rekan AK yakni SP, MA dan RK terlihat ikut menemani AK yang sedang melaksanakan Ujian Nasional, dikata Ismaton mereka sengaja menemani untuk memberi suport dan semangat keapada Ak,

“ mereka kasusnya sama, jadi mereka ikut memberikan semangat kepada rekannya yang sedang ujian, tapi hanya menemani dari depan saja, hal ini supaya AK tidak merasa sendiri sebab divonis di persidangan dikhawatirkan itu menjadi bebannya, makanya temannya ikut menyemanngati,”pungkasnya.

Editor: Juan

Bagaimana Menurut Anda?