
BUANAINSUMSEL.COM, PALEMBANG – Forum Silaturrahmi Sumsel dan Palembang Brothers (FSS&PB) mengggelar diskusi yang bertema “Palembang Inspirasi untuk Indonesia Raya”, adapun pembahasan ialah Membangun Perubahan untuk Palembang Darussalam membongkar Zona Nyaman Elit Politik” bertempat di Pempek Beringin lantai II Jalan Rajawali, Kamis, (2/2/2017).
Dosen Sosiologi Politik, Abdullah Idi mengatakan, masyarakat menginginkan pemimpin yang membawa perubahan, adapun pemimpin yang dimaksud harus mempunyai kualitas atau pintar.
“Pemimpin sekarang harus bisa memenuhi kebutuhan serta memberikan solusi kepada masyarakat, seperti persoalan ekonomi, sosial maupun lapangan pekerjaan dan lain-lain,” tuturnya
Dosen senior UIN RF ini menambahkan, seorang pemimpin harus mempunyai rekam jejak yang bagus, punya harapan terhadap harapan rakyatnya dan visi misi yang baik juga.
“Seorang pemimpin harus mempunyai track record, mapan, reputasi baik, integritas kejujuran. walaupun manusia tak ada yang sempurna, artinya secara akumulatif pemimpin ini bisa diandalkan. Jangan melihat pemimpin yang rata-rata lagi,” lanjutnya
Diharapkanya, semoga kedepan masyarakat dapat memilih pemimpin dari orang yang mempunyai harapan terhadap masyakarat dan mendapat pemimpin sesuai dengan kompetensinya. Jangan sampai mendapat pemimpin yang mempunyai Cos Pemilunya banyak tapi tak berkompeten.
Senada, pengamat politik Sumsel Bagindo Togar menyampaikan secara normatif kita sebagai masyarakat Palembang pasti menginginkan pemimpin yang mempunyai visi dan misi yang baik.
“Yang jelas pemimpin Palembang itu harus kenal betul dengan Kota Palembang, pahami permasalahan palembang. Jangan ambisi dulu jadi pemimpin, dikit-dikit berpikir klau jadi pemimpin bisa punya mobil dan rumah dinas,” katanya
Togar menjelaskan kebanyakan pemimpin hanya mementingkan orang sendiri, partai sendiri, tak memikirkan rakyat lagi.
“Terhadap pemerintahan sekarang, secara jujur saya katakan tidak puas dengan pemimpin yang sekarang. Belum bisa dibilang gagal karena belum selesai masa jabatannya.” Tutupnya
Editor : Juansyah









