Gapensi Tolak Keras KTA Kadin Sebagai Syarat Ikut Proyek

18.272 dibaca
ketua Gabungan Pengusaha Kontruksi Banyuasin Darul Koteni,
ketua Gabungan Pengusaha Kontruksi Banyuasin Darul Koteni,

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Informasi adanya kebijakan tentang syarat harus memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) dari Kamar Dagang & Industri (Kadin) bagi peserta yang akan mengikuti kegiatan Tender dan proyek Penujukan Langsung (PL), menimbulkan Polenik di kalangan para kontraktor.

Salah satunya dipaparkan ketua Gabungan Pengusaha Kontruksi Banyuasin Darul Koteni, Darul menilai jika KTA Kadin menjadi syarat keharusan bagi kontraktor mengikuti kegiatan tender dan proyek penunjukan langsung itu yang di tolak keras Gapensi. “kan jelas bahwa setiap Badan usaha swasta dan BUMN menjadi anggota Kadin. itu Kepres yang bicara”. Jelasnya ketika di bincangi via telpon, Senin (26/02).

Advertisement

Dikatakannya, Silahkan merangkul seluruh kontraktor di wadah Kadin. Supaya, semua kontraktor di Banyuasin terdata, “itu kami sepakat namun jika KTA Kadin menjadi suatu syarat keharusan ketika akan mengikuti pelaksanaanproyek PL dengan tegas kami tolak”. jelasnya

Dia berharap, jangan sampai ada kesan ada dugaan monopoli oleh kadin dengan keharusan KTA Kadin tersebut.

”Saya sudah menerima beberapa laporan kontraktor soal syarat KTA Kadin jika mengikuti proyek PL itu yang baru kami tangkap, kami masih menunggu surat edaran Bupati terkait KTA Kadin baru sikap tegas akan kami ambil”. tandasnya.

Sementara Ketua Lembaga Evaluasi Dan Monitoring Anggaran Negara (LEMAN) Sumsel Salim GM menilai, jika yang di terima sebagai syarat cuman KTA Kadin sementara KTA Gapensi di tolak itu yang namanya di Katomi.

”Disini kami posisi di tengah sementara Gapensi dan Kadin Sejajar tidak ada yang muda dan di tuakan, keduanya harus sejalan jangan sampai ada yang merasa tersisihkan kan,” tuturnya

Salim juga mempertanyakan isu terkait KTA Kadin yang beredar ini, Kalau di runut surat edaran Pergub terkait KTA kadin sudah lama keluar, tapi tidak jalan namun kenapa momen pilkada ini kembali muncul di permukaan ada apa ini.

“Jangan sampai munculnya syarat KTA Kadin menimbulkan gesekan berdampak pada sikut sana sikut sini, semoga tidak ada muatan politik karena tahun politik, jika nanti di temukan ada muatan politik kami yang akan membuat warna buram ini menjadi jelas apa warnanya, inilah bentuk kepedulian kami membangun Banyuasin tercinta ini”. tegasnya

Bagaimana Menurut Anda?