Halal Bi Halal Ke Sidang Mas, Herman Deru Dengar Langsung Keluhan Masyarakat

28.898 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Masyarakat Desa Sidang mas , Kecamatan Banyuasin III. Kabupaten Banyuasin Sumatera selatan memenuhi lapangan sepak bola Desanya, guna menghadiri Halal bi halal Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Bupati Banyuasin, H. Askolani. SH. Ikut hadir dalam Halal bi halal tersebut Wakapolda Sumsel, Dandim 0430 Banyuasin, Kakanmenag Sumsel, Kapolres Banyuasin, dan Seluruh Forkopimda Sumsel serta OPD yang ada di Banyuasin, H. Herman deru mengatakan kehadirannya di Desa Sidang mas merupakan bentuk silaturahmi dirinya dengan masyarakat Banyuasin agar bisa mendengarkan langsung keluhan Masyarakat Banyuasin.

“Hari ini kita sudah menandatangani MoU untuk perbaikan jalan, kita sudah beli alat insyah Allah jalan akan segera bagus.”Ucap, H. Askolani. SH. MH, Bupati Banyuasin, saat memberikan sambutan, Selasa. 2/07/19.

Advertisement

Banyuasin ini luas, lebih luas dari Kabupaten Banten, dan lebih luasnya dengan Bandung, jadi kita meminta doa dan dukungan dari semua elemen Masyarakat Banyuasin agar selalu diberi kekuatan dan kesehatan agar bisa melaksanakan pembangunan yang telah kami rencanakan.

Askolani menambahkan, Pembangunan Kabupaten Banyuasin mendapatkan dukungan penuh dari Propinsi Sumsel dengan mendapatkan bantuan anggaran.

“Alhamdulillah di HUT Banyuasin Ke-17 tahun ini, Banyuasin beranjak menuju ke usia yang lebih matang, dan kita mendapatkan bantuan dari Propinsi Sumsel sebesar 49 M, semoga pembangunan di Banyuasin semakin menggeliat,” tukas Askolani.

Sementara, H. Herman deru Gubernur Sumsel dihadapan Masyarakat Desa Sidang mas , Kecamatan Banyuasin III. Kabupaten Banyuasin Sumatera selatan. Mengatakan bahwa kehadirannya ditengah Masyarakat merupakan rencananya yang sudah lama di agendakan.

“Saya sudah lama ingin berjumpa dengan kalian, saya inginnya bertemu langsung dengan kalian, terima kasih atas sambutan kalian hari ini, saya bisa saja dengan Bupati nerima kalian di ruang dinas, di rumah dinas, tapi itu terbatas dengan waktu dan tidak bisa berbaur” Ucap, Herman deru.

Dirinya menegaskan, di kepemimpinannya jarak antara Pemimpin dan Masyarakat harus dijaga agar setiap keluhan Masyarakat bisa didengar.

“Bapak Bupati harus banyak-banyak turun kelapangan, dengan begitu Masyarakat lebih merasakan perhatian dari pemimpinnya, dan saya bicara dengan Bupati Banyuasin bahwa apa yang terjadi di periode kedua itu merupakan dampak di periode pertama, dari perhatian, sentuhan dan pembangunan, kalau pemimpin turun langsung kelapangan bisa tahu sendiri kondisi infratsrukturnya bukan dari laporan kepala dinas, camat dan Kepala Desa, kalau laporan bagus semua” ujarnya.

Bagaimana Menurut Anda?