Hari ini Jalintim Babat Supat-Bayung Lencir Macet Lagi

37.917 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA – Kondisi Ruas jalan lintas timur (jalintim) Palembang-Jambi yang melalui kabupaten Banyuasin dan Musi Banyuasin kian hari kian parah. di sepanjang jalur tersebut dihiasi lubang besar dan dalam. Akibatnya penumpukan kendaraan hingga kemacetan sering terjadi di sepanjang jalur tersebut.

Untuk di wilayah Banyuasin kerusakan parah terjadi di depan Kantor Polsek Talang Kelapa kelurahan Sukajadi serta di km 17. tepatnya di depan lorong pasir putih kelurahan Sukajadi Talang kelapa, di km 19 tepatnya di dekat lorong bambu kuning kelurahan Air batu. Serta di depan PT Sawit Mas dan di depan kantor Golkar kelurahan Kayuara kuning.

Advertisement

Untuk di Musi Banyuasin kerusakan terparah terjadi di Kecamatan Babat supat, Sungai Lilin ,Tungkal Jaya, serta Bayung Lencir..didaerahnya ini
Kemacetan terjadi hampir setiap hari, terutama pada jam-jam sibuk antara pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB. Penyebabnya, selain badan jalan yang sempit, dipengaruhi pula banyaknya badan jalan yang rusak. Diperparah pula  kurangnya disiplin para pengemudi kendaraan. Yang seenaknya mengambil jalur berlawanan arah akibatnya kemacetan parah sering kali tidak terhindarkan.

Pantauan Buanaindoesia .co.id, Kamis (25/04/19), titik kemacetan terjadi di depan Kantor Lurah Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin. Hal itu disinyalir adanya kerusakan jalan di beberapa titik di wilayah Desa Bur duo Kelurahan sungai Lilin Jaya. Bahkan, kerusakan makin parah dalam seminggu terakhir akibat curah hujan yang tinggi.

Dengan kondisi padatnya Jalintim, membuat Satlantas Polsek rutin menerapkan strong poin pagi, siang sore hari, hingga larut malam.

Kapos lantas Kecamatan Tunggkal Jayan Aipda Z.Samosir mengharapkan, agar pejabat terkait segera memperbaiki jalan yang rusak, di wilayahnya yang rawan macet terutama rute dari Srigunung simpang C1 , Kecamatan Tungkal Jaya sampai Kecamatan Bayung Lencir.

“Lah wajar saja Mas, macet begini, yang lewat kendaraan besar, jalan di mana-mana berlubang. Jadinya membuat perlambatan, saat harus melewati lubang-lubang. Karena memang dalam beberapa minggu ini, lubang di Jalintim sepertinya makin banyak saja. Kemungkinan karena guyuran hujan dalam beberapa hari ini,” kata Wawan , salah seorang pengguna kendaraan, Des simpang Tungkal kecamatam Tungkal Jaya.

Senada dikatakan Herli , pengguna kendaraan lainnya yang mengatakan, akibat kemacetan yang hampir tiap hari terjadi, membuat pengguna jalan rugi waktu. “Bayangkan saja, jika sedang puncak-puncaknya kemacetan lalulintas, dari Bayung Lencir hingga Palembang misalnya ditempuh dengan 7 bahkan 9 jam lebih. Kalau seperti ini tentunya mengganggu aktifitas kita lantaran membawa komoditi hasil kebun. Tentu kita selaku warga dirugikan,” ujarnya.

“Selain itu juga karena faktor, kondisi jalan yang tidak baik (rusak,red), sehingga akibatnya aktifitas arus lalulintas juga menjadi lambat,” imbuhnya “.

“Masarakat berharap agar Pemerintah Kabupaten ( Muba ) maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) segera menangani kondisi( Jalintim ) Babat Supat-Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin , Solusinya adalah dengan diperbaiki, diawasi kemudian dikendalikan sebelum anggaran dari pemerintah itu turun, sehingga rencana jalannya itu bisa sesuai dengan kecepatan jalannya dan dapat mengurangi tingkat kemacetan,” timpalnya.

“Kalau masih dibiarkan begini rusak, sampai bulan Puasa nanti, kami yakin , masalah perekonomian, kejahatan dan masalah lainnya juga akan bermain,” pungkasnya.

Bagaimana Menurut Anda?