BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Informasi hoax beredar di dunia maya facebook, tentang warga Meranti positif covid-19, meskipun disebutkan warga tersebut telah dibawa kerumah sakit, namun tidak pelak informasi ini membuat keresahan ditengah-tengah masyarakat setempat. sehingga membuat Kepala Puskemas Suak tapeh, dr.Liceniati. angkat bicara.
Kepala Puskemas Suak tapeh, dr.Liceniati. mengatakan warga yang disebutkan dalam informasi yang beredar itu belum bisa dikatakan positif covid-19. karena, warga yang disebutkan dalam informasi itu masih dalam tahap pemeriksaan medis.
“Saya menyayangkan akun Facebook yang menyebarkan informasi hoax tersebut. sebab akun tersebut sudah membuat resah masyarakat Banyuasin, Suak tapeh khususnya.” Ucap, Kepala Puskemas Suak tapeh, dr.Liceniati
Dijelaskannya, Warga yang dinyatakan oleh akun Facebook bernama Soffy Stefannizr kemudian diteruskan lagi oleh akun Facebook lain masih dalam pemeriksaan pihak medis. “Saya klarifikasi kebenaran informasi tersebut, hasil swab belum keluar diagnosanya baru bph, kemudian yang bersangkutan tidak ada demam, tidak ada batuk pilek, dan yang bersangkutan belum pernah ke RSMH warga itu baru kerumah sakit tanggal 5 inilah, dan itupun ke Siti khadijah,” Ujarnya.
Dirinya meminta agar pihak yang bukan bidangnya jangan mudah memberikan informasi yang belum valid kebenarannya. “Saya minta agar Saring Sebelum Sharing, jangan mudah menyebarkan informasi kalau belum ada kebenarannya kita serahkan ke Jubir Gugus untuk memberikan pernyataan terkait masalah ini,” tukasnya.








